SuaraLampung.id - Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit di Lampung mengalami penurunan.
Salah satu yang mengalami penurunan keterisian tempat tidur atau BOR adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Dr H Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.
Di RSUDAM Lampung, sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama COVID-19 di Provinsi Lampung, mulai menurun hingga tercatat saat ini sebesar 39 persen.
"Tingkat bed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek terakhir sampai kemarin berkisar 39 persen," ujar Direktur RSUDAM dr Lukman Pura saat dihubungi, Senin (23/8/2021) dikutip dari ANTARA.
Baca Juga: 3 Daerah di Lampung Perpanjang PPKM Level 4
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung mengatakan bahwa penurunan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit di Lampung dipengaruhi oleh banyaknya pasien COVID-19 yang memilih melakukan isolasi mandiri (isoman).
"Salah satu yang mempengaruhi penurunan BOR ini juga kan banyak pasien COVID-19 yang isoman. Tapi saya juga sarankan harusnya yang mau isoman ini syaratnya harus terpenuhi, tidak asal-asalan disuruh isoman," kata Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul, Senin (23/8/2021) dikutip dari ANTARA.
Dia menyebutkan bahwa pasien yang ingin menjalani isoman harus terpenuhi syaratnya, seperti kondisi rumah harus memadai, jumlah keluarga berapa dan ekonominya mampu atau tidak memenuhi kebutuhan gizi dan segala macamnya selama isoman.
"Ya, jadi memang seharusnya kalau semua syarat tadi tidak terpenuhi oleh mereka yang ingin menjalankan isoman, Satgas harusnya menyarankan mereka isolasi di tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah, karena akan berpengaruh pada kesembuhannya," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa semenjak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga mempengaruhi terhadap penurunan BOR di Lampung secara signifikan.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Harian di Kulon Progo Menurun, BOR Hanya Terisi 50 Persen
"Kalau kita melihat ternyata memang ada penurunan yang signifikan semenjak ada PPKM, waktu belum PPKM kan BOR kita hampir penuh. Tapi apakah PPKM itu langsung menurunkan BOR atau kesakitan kita, masih perlu pembuktian lebih mendalam," kata dia lagi.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Lampung? Ini 6 Destinasi Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
-
Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung untuk Mudik Lebaran 2025, Murah Meriah
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Dari Mata Air Jadi Cuan, Kisah Sukses Desa Wunut Bangun Wisata Air Umbul Pelem
-
Ombak Maut: Remaja Hilang di Pantai Mandiri Pesisir Barat, Tim SAR Terus Berjuang
-
Pria Asal Bandar Lampung Nekat Bohongi Polisi! Alasannya Bikin Geleng-Geleng Kepala
-
Lebih dari 600 Ribu Kendaraan Padati Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Selama Lebaran 2025
-
Cara Unik Polisi di Lampung Bikin Nyaman Pemudik: Bagi Camilan dan BBM Gratis