SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung memutuskan menyekat beberapa jalan di Kota Bandar Lampung.
Penyekatan jalan di Bandar Lampung dimulai sejak Minggu (8/8/2021).
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, penyekatan jalan kali ini, rencananya akan diberlangsungkan selama satu pekan.
"Penyekatan ini akan dievaluasi selama seminggu kedepan dan akan diberlakukan selama sepekan," kata Kombes Yan Budi Jaya, Senin (9/8/2021) dikutip dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Kombes Yan Budi Jaya menyebut, penyekatan ini dilakukan yang pada intinya, akan mengurangi mobilitas masyarakat.
"Hal ini karena pandemi ini, belum turun masih naik terus secara nasional," sebut Yan Budi Jaya.
Sebelumnya Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, meminta dukungan dan kerja sama kepada semua pihak khususnya seluruh warga.
"Para tokoh agama, masyarakat, tokoh pemuda, dan semua pihak untuk tetap membatasi mobilitas. Kemudian, menerapkan Protokol Kesehatan 5M supaya Bandar Lampung dapat kembali ke zona aman," kata Eva Dwiana.
Ada pun titik pos pengaturan pembatasan mobilitas wilayah hukum Bandar Lampung antara lain:
Baca Juga: Jalan Kota Bandar Lampung Kembali Disekat, Ini Titik-titiknya
Ring 1 : Dalam Kota
1. Jalan Radin Inten - Pos Gramedia
2. Jalan Sudirman - Pos Satelit
Ring 2 : Dalam Kota
1. Jalan Pangeran Diponegoro - Pos Alfurqon Lungsir.
2. Jalan Cut Nyak Dien - Pos Palapa.
Ring 3 : Perbatasan Kota
1. BKP Kemiling
2. Tugu Raden Intan (Rajabasa)
3. Ryacudu Exit Tol Kotabaru
4. Exit Tol Lematang
5. Pos Baruna Panjang
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan