SuaraLampung.id - Covid-19 varian delta merupakan varian yang penyebarannya paling cepat.
Covid-19 varian delta inilah yang membuat ledakan kasus Covid-19 di beberapa negara, termasuk Indonesia.
Salah satu cara untuk mencegah tertular dari Covid-19 varian delta adalah dengan menggunakan masker tertentu.
Karena itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh tetap memakai masker guna melindungi diri dari varian Delta.
Direktur CDC, Dr. Rochelle Walensky memperhatikan lonjakan kasus virus corona Covid-19 di antara orang yang sudah vaksinasi.
Artinya, vaksin Covid-19 memang tidak sepenuhnya mampu melindungi atau membuat seseorang kebal terhadap virus corona Covid-19, terutama varian Delta.
Orang yang sudah vaksin Covid-19 masih perlu melakukan protokol kesehatan, termasuk memakai masker.
Tapi, mantan pejabat FDA mengatakan jenis masker tertentu mungkin memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap risiko infeksi varian Delta.
"Orang-orang ini bisa menggunakan masker KN95 atau N95 yang memberikan perlindungan paling baik, karena virus tidak mudah tembus dari masker," kata Dr Scott Gottlieb, mantan komisaris FDA dikutip dari Fox News.
Baca Juga: Update Covid-19 Bali: Kasus Meninggal Bertambah 5 Orang
Karena, kedua jenis masker medis itu dirancang untuk menyaring 95 persen partikel virus corona Covid-19 yang masuk ke dalam masker. Masker medis KN95 sendiri diproduksi di China.
Saat ini, CDC merekomendasikan masker N95 diprioritaskan untuk perlindungan terhadap virus corona Covid-19 dalam pengaturan perawatan kesehatan. Badan tersebut merekomendasikan para pekerja yang berisiko tinggi tertular virus corona memakai masker N95.
Badan tersebut juga memperingatkan bahwa sekitar 60 persen masker KN95 di AS palsu dan tidak memenuhi standar National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
Gottlieb juga mengatakan awalnya ketersediaan masker ini tidak banyak. Tapi, sekarang masker medis ini lebih banyak tersedia sehingga bisa melindungi banyak orang dari varian virus corona.
Namun, FDA memperingatkan bahwa cara optimal untuk mencegah penularan virus corona Covid-19 melalui udara dengan menggunakan kombinasi intervensi dari seluruh hierarki kontrol, bukan hanya APD saja.
CDC juga belum mengeluarkan panduan yang menunjukkan bahwa masker tertentu mungkin menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap varian Delta tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Cara Cek BLT Rp 900 Ribu Langsung dari HP Tanpa ke Kantor Pos Sudah Bisa Sekarang
-
Diskon Indomaret Akhir November: Harga Yogurt dan Sosis Turun, Banyak Produk Jadi Rp 3 Ribuan
-
Tri Wenita, AgenBRILink yang Membawa Layanan Perbankan Menyapa Warga Desa
-
3 Trik Nasi Pulen dan Wangi untuk Masak Harian ala Ibu-Ibu Hemat Alfamart
-
Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Naik Akhir Bulan, Rincian Lengkap Biaya Terbarunya