SuaraLampung.id - Pedangdut Aurelya Ratamchia Dewanda punya cara tersendiri mengisi waktu luang saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) di Jawa dan Bali diterapkan.
Ia pun mendukung langkah pemerintah tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran COVID 19.
Menurut dia, penerapan PPKM Darurat dilakukan untuk keselamatan bersama. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan menjaga energi positif di tengah pandemi Covid-19.
"Tetap melakukan kegiatan yang positif, mematuhi apa yang sudah disarankan dari pemerintah. Menjaga diri, menjaga pola makan, tidak lupa memakai masker," kata Aurelya Ratamchia Dewanda kepada Suara.com, Senin (5/7/2021).
Tak dipungkiri selama masa PPKM Darurat, kebosanan datang menghampiri. Namun hal itu dilewati Aurelya Ratamchia Dewanda dengan melakukan kegiatan-kagiatan positif.
"Ada sih, kayak bantu-bantu (orang tua) bersih-bersih rumah, nyanyi-nyanyi. Latihan (olah vokal) sendiri biar nggak bosan," ungkapnya.
Alih-alih mengeluhkan penerapan PPKM Darurat, Aurelya Ratamchia Dewanda memilih menikmati hari-harinya bersama keluarga.
"Nikmatin saja lah hehe," tuturnya.
Aurelya Ratamchia Dewanda akan merilis single perdananya pada 9 Juli 2021. Sayangnya, acara yang sudah dipersiapkan dengan matang itu terpaksa dilakukan secara virtual karana adanya penerapan PPKM Darurat.
Baca Juga: Terus Waspada, Varian COVID 19 Kappa Sudah Masuk Sumsel
Sekedar diketahui, single Aurelya Ratamchia Dewanda berkisah tentang jalinan asmara anak remaja. Menurutnya, lagu ini cukup relate dengan kisah percintaan banyak orang.
Aurelya Ratamchia Dewanda sendiri merupakan juara ajang pencarian bakat Bintang Suara yang digelar beberapa waktu lalu. Sebagai hadiah atas kemenangan ini, label musik ProAktif membuatkan lagu debut untuk dirinya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Imbau Patuhi Prokes, Aurelya Ratamchia Dewanda Isi PPKM Darurat Dengan Kegiatan Ini
-
Awasi Mobilitas Warga selama PPKM Darurat, Pemerintah Gunakan Data Facebook hingga NASA
-
Pantau Penyekatan PPKM Darurat, Luhut: Macetnya Luar Biasa
-
PPKM Darurat Bali, Tim Yustisi Denpasar Lakukan Pemantauan Jalan Raya
-
Banyak Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri, Demokrat DKI: Kita Harus Saling Bantu
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
Terkini
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Cek Penawaran dan Ajukan via BRImo
-
Armada Ditpolairud Polda Lampung Diterjunkan Lacak 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
-
SAR Lampung Terjunkan 17 Personel Bantu Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Bergejolak, Sekolah Daring di Lampung Dilanjutkan
-
Kualitas Udara Membaik, Lampung Akhiri Pembelajaran Daring Akibat Erupsi Krakatau