SuaraLampung.id - Kebijakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jawa Barat melarang sejumlah lagu barat diputar di radio sebelum pukul 10 malam membuat Ernest Prakasa emosi.
Emosi itu pun dilampiaskan dengan aksi membuang handphone miliknya. Aksi komika dan sineas itu terekam di unggahan terbarunya di Instagram. Awalnya Ernest tampak membaca berita mengenai kebijakan KPI Jawa Barat atau Jabar tersebut di sebuh video.
"Hem berita apa ini? Komisi Penyiaran Indonesia Jawa Barat melarang 40 lagu ini untuk diputar di bawah jam 10 malam karena liriknya terlalu dewasa," kata Ernest.
Sehabis membaca, peraih Piala Citra ini perlihatkan wajah gemas. Lalu kemudian, sorotan kamera mulai tak jelas, diduga dilempar Ernest ke dalam kolam.
Aksi Ernest tersebut merupakan responsnya atas kebijakan KPI Jawa Barat. Caption yang ditulisnya menegaskan hal tersebut.
"KPI Jabar melarang 40 lagu "dewasa" diputar dibawah jam 22:00. Respon saya selaku mantan penyiar di Bandung," tulis Ernest.
Aksi Ernest tersebut merupakan responsnya atas kebijakan KPI Jawa Barat. Caption yang ditulisnya menegaskan hal tersebut.
"KPI Jabar melarang 40 lagu "dewasa" diputar dibawah jam 22:00. Respon saya selaku mantan penyiar di Bandung," tulis Ernest.
Sementara komika Adjis Doaibu mengomentari dengan canda. "Kenapa langsung snorkeling Koooohhh, kelarin duluuuuu," komentarnya.
Baca Juga: Rest Area Gisting di Lampung Ini Disulap Jadi Lokasi Vaksinasi COVID 19
Namun ada juga yang berguyon Ernest lagi promo iklan sebuah ponsel anti air.
Di balik ini ada iklan Samsung uang handphone-nya tahan air," komentar netizen.
"Mentang-mentang hape-nya anti air koh?" timpal lainnya.
Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran yang melarang 42 lagu berbahasa Inggris disiarkan pada waktu bebas oleh lembaga penyiaran radio dan televisi.
Aturan tersebut berlaku untuk lembaga penyiaran di wilayah Jawa Barat sebagaimana dilampirkan dalam Surat Edaran Nomor: 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019 tentang Pembatasan Siaran Lagu-lagu berbahasa Inggris.
Sumber: matamata.com
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga