SuaraLampung.id - Sebuah mobil Mitsubishi Kuda BE 1483 RX masuk ke jurang di arah Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (1/6/2021) siang.
Akibat mobil Mitsubishi Kuda itu masuk jurang, dua orang tewas. Korban tewas atas nama Supriono (58), warga Dusun Peninjauan, Desa Bumi Agung, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Supriono adalah sopir mobil.
Korban tewas selanjutnya adalah Komariah (55), juga warga Desa Bumi Agung, Tegineneng, Pesawaran. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka.
Yaitu Anisa (21), warga Desa Bumi Agung Tegineneng, luka lebam di mata kanan dan luka di dagu dirawat di Puskesmas Bakauheni.
Lalu, Endang Safitri (24), warga Desa Donomulyo Kecamatan Banjit, Way Kanan, Ria (24) warga Desa Bumi Agung Tegineneng. Keduanya, mengalami kuka lecet dan dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda
Menurut Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Edwin WD Putra, kecelakaan tersebut berlangsung pukul 11.30 WIB. Saat itu, kendaraan yang berisi lima penumpang tersebut kehilangan kendali saat menuruni jalan menuju Pantai Minang Rua.
Pada saat di jalan, pengemudi melewati beberapa tikungan menurun. Kemudian kehilangan kendali dan saat di lokasi kecelakaan, pengemudi mencoba mengendalikan kendaraan agar tidak menabrak perbukitan di sebelah kanan.
"Lalu kendaraan diarahkan ke kiri dan langsung masuk ke jurang, maka terjadilah kecelakaan," kata Edwin dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Padahal sebelumnya, kata Edwin, petugas jaga di pintu masuk Pantai Minang Rua, sempat bertanya kepada pengemudi tentang kondisi kendaraannya dan pengemudi mengatakan kendaraanya dalam keadaan baik.
Baca Juga: Terseret Ombak Pantai Ketang, Warga Ditemukan Tewas
"Dua orang meninggal dunia termasuk pengemudi dan tiga lainnya mengalami luka ringan. Korban meninggal dan luka dibawa ke RS Bob bazar dan Puskesmas Bakauheni," kata Edwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Ibu Asal Way Kanan Kaget Lihat Video Pernikahan Anaknya di Bawah Umur, Gercep Lapor Polisi
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis