SuaraLampung.id - Warga yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Ketang, Kalianda, Lampung Selatan, akhirnya ditemukan, Senin (31/5/2021) pukul 22.45 WIB.
Warga bernama Dwi Santoso (19) itu ditemukan tewas tak jauh dari lokasi terseret ombak di Pantai Ketang, Kalianda, Lampung Selatan.
Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, mengatakan Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi korban dengan mengerahkan ambulans. Setelah dievakuasi jenazah diserahkan kepada keluarga tadi malam.
Pencarian korban dimulai Senin (31/5/2021). Kejadian berawal ketika korban bersama lima orang rekannya berenang di pantai pukul 15.00 WIB, lalu korban terseret ombak dan dinyatakan hilang. Korban merupakan warga Palas Jaya Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Pada pencarian hari ini hari kedua kemarin, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua regu. Regu I melaksanakan pencarian dengan perahu karet radius 3 km menuju arah barat daya dari lokasi kejadian. Regu II melaksanakan penyisiran via darat sepanjang pantai sekitar lokasi kejadian.
Pada pukul 16.25 WIB hadir pula Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di sekitar lokasi kejadian untuk memberikan dukungan pada Tim SAR Gabungan dan memantau proses pencarian yang sedang dilakukan. Bupati berharap supaya korban segera ditemukan.
Menurut Jumaril, Basarnas menurunkan satu tim rescue untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan dan melaksanakan operasi SAR.
"Tim SAR Gabungan dapat bersinergi dengan baik sehingga upaya maksimal dapat dilakukan dan korban dapat ditemukan," ujar Jumaril.
Baca Juga: Sampan Tenggelam di Kubu Raya, Empat Orang Tewas Termasuk Balita
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal