SuaraLampung.id - Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim tidak hadir saat dipanggil menjadi saksi kasus kasus suap pengadaan barang dan jasa dengan terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.
Pada persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang Bandar Lampung, Kamis (29/4/2021), Ketua Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim tidak hadir dengan alasan sakit.
Karena Gunadi Ibrahim tidak datang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK kemudian hanya membacakan berita acara pemeriksaan (BAP).
Dalam keterangan BAP yang dibacakan JPU KPK Taufiq Ibnugroho, Gunadi Ibrahim mengaku menerima uang Rp1,5 miliar dalam hal kompensasi di Pilkada Lampung Tengah tahun 2015.
Baca Juga: Ada Kode Kanjeng Ratu di Kasus Suap Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa
"Saya pernah menerima sejumlah uang di kantor DPD Partai Gerindra Lampung antara Oktober atau November 2017. Selanjutnya bertemu Zainudin (anggota DPRD) berbicara empat mata dan menyampaikan ada uang Rp 1,5 miliar bantuan dari Mustafa," kata JPU Taufiq Ibnugroho saat membacakan BAP dilansir dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Selanjutnya uang itu dimasukkan ke dalam mobil Gunadi, oleh Zainudin dengan dibantu Buyung. Namun karena suatu hal dan uang itu bukan haknya, Gunadi kemudian mengembalikan uang Rp1,5 miliar itu dikembalikan ke rekening KPK.
Selain membacakan BAP milik Gunadi, JPU juga membacakan BAP milik saksi Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Lampung Johanes Batista Geovani. Dalam BAP itu, Geovani menerangkan terkait proses pencalonan Mustafa di Pilgub Lampung tahun 2018.
"Saya pernah diminta Mustafa, untuk menemui Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman, untuk menyediakan uang ke Hanura. Setelah dihitung, uang tersebut berjumlah Rp4 miliar dan besoknya langsung dibawa ke Jakarta bersama ajudan Mustafa," ujar Taufiq saat membacakan BAP Geovani.
Baca Juga: Sedih Lihat Kakak Bersaksi di Pengadilan, Mustafa Ajukan Permintaan Ini
Berita Terkait
-
Tertangkap Kamera, Shawn Mendes Ikut Salat Jumat di New York
-
3 Pemain Keturunan Indonesia Beragama Islam seperti Ragnar Oratmangoen, Ikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW
-
Setim dengan Juara Piala Dunia, Mengapa Pemain Lhokseumawe Ini Tak Dilirik Shin Tae-yong?
-
Kasus Densus Penguntit Jampidsus, Bripda Iqbal Mustofa Lolos Jeratan Hukum karena Diperintah Atasan?
-
3 Pemain Indonesia di Liga Qatar yang Tak Dilirik Shin Tae-yong, Ada Eks Persija Jakarta
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni