SuaraLampung.id - Tak terima dikirimi pesan cabu, seorang PNS di Pemerintahan China menyerang atasannya dengan tongkat pel.
Melansir Independent Jumat (15/04), peristiwa ini terjadi di kantor pemerintahan China Timur. Wanita dengan marga Zhou juga menghajar si pria itu dengan buku dan air mineral.
Adegan tersebut direkam dan diunggah ke media sosial China, Weibo. Dia terlihat menjatuhkan monitor komputer atasannya di akhir video.
Pria bernama Wang itu dilaporkan dipecat sejak video itu viral. New York Times melaporkan Wang menyembunyikan wajahnya di balik tangan ketika mencoba minta maaf. Ia mengatakan hanya bergurau ketika mengirim pesan tersebut.
"Itu dimaksudkan untuk menjadi lelucon!" ujar atasannya dalam video sambil menutupi wajahnya. "Ya Tuhan, aku tidak menyangka ini akan terjadi!".
Media lokal Sixth Tone mengatakan wanita itu mengajukan laporan polisi minggu lalu dan bahwa videonya mulai dibagikan secara online pada hari Minggu.
Ada perlindungan tempat kerja yang terbatas terhadap pelecehan seksual di China dan banyak yang melihat video tersebut memihak wanita tersebut, mengatakan bahwa dia membela keadilan.
Aktivis China Lu Pin mengatakan banyak yang melihat video itu sebagai pelepasan kemarahan yang terpendam atas kurangnya pertanggungjawaban bagi mereka yang melecehkan wanita.
Ia juga mengklaim tak ada tindakan dari pengadilan atau penegak hukum. "Sebagian besar waktu, wanita dipaksa untuk tetap diam karena pelecehan seksual sulit untuk diselidiki."
Baca Juga: Warga Buru Harta Karun Peninggalan Dinasti Ming di Natuna
Pria dalam video itu adalah wakil direktur badan pengentasan kemiskinan pemerintah di distrik Beilin, Suihua. Kota ini terletak di Provinsi Heilongjiang, sekitar lima jam berkendara dari perbatasan Rusia.
Dia dipecat karena memiliki "masalah disiplin hidup," menyusul tindakan Partai Komunis, lapor Xinhua. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Ekonomi China Meroket 18,3 Persen di Kuartal I 2021
-
Counterpoint: Vivo Geser Oppo Kuasai Pasar HP Pintar di China
-
China Denda Alibaba 43 T: Bukti Tak Ada yang Bisa Lebih Kuat dari Komunis?
-
Bobot Naik Drastis, Wanita Ini Terpaksa Potong Cincin Berlian Ratusan Juta
-
Lagi Teler, Anggota DPRD Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap PNS
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up
-
Pestapora 2026 di JIEXPO: Info Tiket & Promo Kartu Kredit BRI
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang
-
Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah
-
Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS