SuaraLampung.id - Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, menjadi terdakwa suap dan gratifikasi fee proyek di Dinas PUPR Lampung Tengah. Dari fakta persidangan yang digelar, Mustafa meminta fee proyek untuk membiayai pencalonannya sebagai Gubernur Lampung.
Mustafa ketika itu ingin mengikuti pilgub Lampung 2018. Saat dalam proses pencalonannya, Mustafa mengumpulkan uang untuk membeli perahu partai.
Salah satu partai yang hendak dibeli Mustafa sebagai kendaraan politik di Pilgub Lampung adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Mustafa sendiri mengaku sudah memberikan mahar ke para petinggi PKB agar bisa mengantongi rekomendasi sebagai calon gubernur Lampung.
Belakangan rekomendasi itu batal keluar. PKB malah mengeluarkan rekomendasi dukungan ke pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.
Pada persidangan yang digelar di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis (25/3/2021), terungkap fakta,Mustafa sampai meminjam uang ke saudaranya demi membeli perahu PKB.
"Untuk penuhi mahar perahu PKB, Mustafa pinjam uang Rp2,1 miliar dari saudara-saudaranya," kata saksi Safudin yang juga kakak dari terdakwa Mustafa di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (25/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Dirinya pada tahun 2017, membantu terdakwa Mustafa untuk meminjam uang sebesar Rp2 miliar untuk pencalonan Gubernur Lampung.
Uang yang berhasil dikumpulkan untuk membantu terdakwa Mustafa, ia juga dijanjikan akan mendapatkan proyek di Dinas PUPR Lampung Tengah.
Baca Juga: Optimisme Menatap Pemilu 2024, PKB Metal Jadi Tagline
"Setelah itu saya mendapatkan floting proyek di Rumbia dengan anggaran Rp1,5 miliar," kata dia.
Saksi Safudin menambahkan pada tahun 2018 Mustafa kembali meminta uang kembali sebesar Rp100 juta dan langsung diserahkan kepada Rusmaladi.
"Jadi total 2017 sampai 2018 itu Rp2,1 miliar," kata dia lagi. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Ojol Lampung Berduka: Gelar Doa Bersama untuk Affan
-
Kebakaran di Pringsewu: Kisah Anak ODGJ di Tengah Kobaran Api yang Membara
-
Bahaya Mengintai! Marka Jalan Bandar Lampung Mendesak Diperbaiki, Anggaran Terbatas
-
Spasojevic dan Sadat Bawa Bhayangkara FC Raih Kemenangan Perdana Atas Persis Solo
-
Ini Strategi BRI Capai Ekonomi Berkelanjutan Lewat ESG dan Green Loan