SuaraLampung.id - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, dalam seminggu terakhir mengakibatkan terendamnya puluhan hektare kebun karet warga.
Kebun karet warga yang terendam banjir berada di area Jalan Harapan Jaya dan Jalan Rejobinangun Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.
"Kebun karet terendam banjir, usaha masyarakat di tempat kami terhenti total karena komoditas itu merupakan mata pencaharian utama," kata Saiful, warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Rabu (24/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurut dia, akibat curah hujan yang tinggi di Mesuji mengakibatkan air sungai meluap menggenangi kebun karet di sepanjang Sungai Mesuji dan dua jalan utama menuju Desa Harapan Jaya.
"Hari ini kelihatannya debit Sungai Mesuji naik lagi dan air mulai menggenangi kebun sawit dan karet, jalan dua desa juga terendam banjir," ujarnya.
Petani karet lainnya di Kecamatan Simpang Pematang, Warto mengatakan, meski banjir belum surut, namun sebagian besar kebun karet masih terendam air banjir sehingga warga tak bisa menyadapnya.
"Ia berharap banjir cepat surut, karena sudah mengganggu perekonomian warga," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ludes! 20.800 Tiket Kereta Api di Lampung Habis Tak Tersisa di Libur Lebaran Idul Adha
-
Harga Cabai dan Bawang Meroket di Lampung, Pemprov Antisipasi Laju Inflasi Tak Terkendali
-
Luka di Balik Seragam: Saat Hinaan Memicu Tragedi Berdarah di SMPN 44 Bandar Lampung
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan