SuaraLampung.id - Harga ikan teri asin di Bandar Lampung mulai menurun. Ini terjadi seiring dengan melimpahnya stok ikan teri asin di Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung.
Perajin di Sentra Produksi Ikan Teri Asin lainnya Rion Aprilando menyebutkan bahwa saat ini harga ikan teri asin jenis nasi masih berkisar Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram (kg) yang sebelumnya mencapai Rp130.000/kg.
Kemudian, untuk ikan teri asin jenis buntio saat ini harga di kisaran Rp75.000 sampai Rp80.000 sebelumnya ikan asin jenis ini mencapai kisaran Rp90.000/kg, sedangkan untuk ikan asin teri jenis jengki Rp.60.000 dari Rp65.000.
"Yang sekarang masih mahal itu baby cumi asin harga di kisaran Rp120.000/kg," kata dia, Selasa (16/3/2021) seperti dilansir dari ANTARA.
Ia mengatakan bahwa harga tersebut belum sepenuhnya normal sebab kalau standarnya harga ikan asin teri jenis nasi ada di kisaran Rp90.000 sampai Rp100.000, ikan teri asin jenis buntio Rp65.000 hingga Rp70.000/kg, ikan teri jenis jengki Rp50.000 sampai Rp55.000/kg dan baby cumi asin Rp100.000.
Diketahui stok ikan teri asin mulai melimpah setelah dua hingga tiga bulan para perajin kesulitan mendapatkan bahan baku yakni ikan teri segar.
"Alhamdulillah sudah mulai banyak pasokan bahan baku dari para nelayan, sehingga kami bisa maksimal lagi berproduksi," kata salah satu perajin teri asin di Pulau Pasaran, Toto Harianto.
Dia menjelaskan bahwa selama dua hingga tiga bulan para perajin sulit mendapatkan bahan baku untuk diolah menjadi ikan teri asin karena beberapa faktor yakni cuaca di laut yang memang sedang tidak kondusif sehingga sedikit nelayan yang memberanikan diri mencari ikan.
"Kemarin-kemarin kan angin sedang kencang-kencangnya di laut, cuaca ga menentu, jadi nelayan sedikit melaut dan pasokan bahan baku mengurang, ditambah siklus terang bulan yang membuat ikan juga sulit dicari," kata dia.
Baca Juga: Vandalisme di Flyover MBK, Ini Reaksi DPRD Bandar Lampung
Namun, dalam tiga hari ke belakang ini pasokan sudah mulai normal dan harga ikan teri asin yang semula tinggi kini berangsur menurun. "Karena ini baru banyak pasokan jadi harga belum kembali normal, meski ada penurunan tapi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong