SuaraLampung.id - Sebanyak 27 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina di Bandar Lampung akan memberi diskon pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Diskon Pertalite di 27 SPBU di Bandar Lampung ini akan berlangsung pada 14 Maret 2021 mendatang. Diskon tersebut merupakan Program Langit Biru (PLB) yang digagas pemerintah.
Diadakannya Program Langit Biru (PLB) sendiri untuk mengendalikan pencemaran udara, terutama yang bersumber dari kendaraan.
Unit Manager Communication, Relation, dan CSR MOR II Umar Ibnu Hasan mengatakan, menjelang pelaksanaan PLB di Kota Bandar Lampung saat ini masih melakukan sosialisasi dan edukasi kepada konsumen, terkait BBM berkualitas dan ramah lingkungan di sejumlah SPBU di Bandar Lampung.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini akan rutin dilaksanakan, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan Program Langit Biru ini.
"Saat ini Pertamina memiliki BBM Pertamax Series (Pertamax, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, Dexlite) yang sesuai dengan kendaraan BBM berstandar Euro 4. Hal ini berdasarkan Peraturan KLHK Nomor P.20 Tahun 2017, bensin dengan Research Octane Number (RON) diatas 91 dengan kadar sulfur maksimal 50 ppm," kata Umar Ibnu Hasan dalam keterangannya, Jumat (12/3/2021) dilansir dari Lampungpro.co---jaringan Suara.com.
Pelaksanaan PLB ini, sudah mendapatkan dukungan dari stakeholder terkait diantaranya pemerintah daerah, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Pengusaha SPBU. PLB ini merupakan program dalam rangka mendukung pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas udara bersih dengan mengurangi emisi gas buang.
"Ada pun diskon yang diberikan ini, diantaranya BBM jenis Pertalite dihargai seharga BBM jenis Premium Rp6.450 perliternya. Kemudian ada juga harga khusus yang dievaluasi selama periode tertentu, bagi kendaraan roda dua, roda tiga, dan kendaraan umum plat kuning," ujar Umar Ibnu Hasan.
Selain edukasi, Pertamina juga memberikan stimulus berupa promo-promo produk BBM kepada konsumen. Dimana setiap pembelian BBM Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite dengan aplikasi MyPertamina, berlaku potongan Rp300 perliter tanpa batas maksimal periode 1-31 Maret 2021.
Baca Juga: Tewaskan 2 Orang, Pria Ini Ngebut karena Ayahnya Sakit Keras Butuh Obat
Pertalite seharga Premium pada Program Langit Biru ini, direncanakan berlangsung selama enam bulan, dengan potongan harga akan dievaluasi setiap dua bulan. Kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan, juga turut membantu suksesnya PLB ini. (PRO3)
Berikut daftar 27 SPBU di Bandar Lampung yang memberikan diskon Pertalite seharga Premium per 14 Maret 2021 :
1. SPBU 2335101 Jalan Soekarno Hatta, Rajabasa (Bye Pass Rajabasa)
2. SPBU 2335124 Jalan Ratu Dibalau, Tanjung Senang
3. SPBU 2335127 Jalan Soekarno Hatta Desa Campang Raya (Bulog)
4. SPBU 2435131 Jalan Imam Bonjol KM29 (Unsab Kemiling)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
7 Promo Kopi Alfamart untuk Stok Ngopi Awal 2026, Harga Mulai Rp4 Ribuan
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pinjaman BRI Sampai Rp500 Juta, Ini Bahayanya!
-
Promo Indomaret Awal 2026: Daftar Snack & Minuman Harga Lebih Murah
-
7 Karaoke Keluarga dengan Happy Hour untuk Nongkrong & Nyanyi Lebih Hemat
-
6 Fakta Viral Sinkhole di Limapuluh Kota, Air Jernihnya Dipercaya Jadi Obat Meski Berisiko