SuaraLampung.id - Empat Kapolda baru dilantik di Mabes Polri, Kamis (4/3/2021). Salah satunya adalah Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno.
Tiga Kapolda lain yaitu Irjen Pol Nana Sudjana sebagai Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Panca Putra sebagai Kapolda Sumatera Utara, dan Brigjen Mathius D Fakhiri sebagai Kapolda Papua.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta Kapolda Lampung dan tiga kapolda lain yang baru dilantik untuk mengantisipasi varian baru COVID-19, B117, asal Inggris yang terdeteksi masuk ke Indonesia di Karawang.
"Munculnya varian COVID-19 baru yang sangat cepat penyebarannya. Untuk itu perlu diantisipasi," kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (5/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Kapolri memberikan sederet tugas kepada empat Kapolda baru terutama dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.
Para Kapolda baru diminta turun tangan dalam penanggulangan pandemi COVID-19 yang kini telah bermutasi menjadi varian baru yang perlu diantisipasi agar tidak meluas di Tanah Air.
"Cepat lakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik," kata mantan Kapolda Banten ini.
Listyo juga meminta para pejabat baru yang dilantik terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Melaksanakan koordinasi penanganan COVID-19 dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk bersama-sama menekan angka kasus.
Baca Juga: Jumat Besok Panglima TNI dan Kapolri ke Batam
"Pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam enam Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan," kata Listyo.
Kapolri juga meminta para pejabat tinggi Polri itu menjalankan tugas secara humanis dan berdedikasi. Memberikan penghargaan bagi anggota yang telah melakukan upaya mengendalikan pandemi dari zona merah menjadi zona hijau.
Para Kapolda juga diminta mengawal program vaksinasi COVID-19 nasional yang saat ini sedang berlangsung.
Selain program penanganan COVID-19, mantan Kabarareskrim Polri itu juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.
"Laksanakan, pengawasan dan pendampingan program dari pemerintah seperti UMKM. Proyek padat karya oleh pemerintah pusat maupun daerah berikan pendampingan agar dikawal," katanya.
Anggota Polri tersebut diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos, Ini Bahayanya
-
7 Promo Indomaret untuk Belanja Camilan dan Minuman Lebih Hemat di Awal Tahun 2026
-
7 Fakta Mengerikan Ayah di Pringsewu Rudapaksa Anak Tiri Selama 7 Tahun, Korban Sejak Kelas 5 SD
-
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
-
7 Promo Tambah Daya PLN untuk Rumah Tangga dan UMKM, Diskon 50% Awal 2026