SuaraLampung.id - Beberapa kendaraan dinas (randis) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah diketahui menunggak pajak kendaraan. Kendaraan dinas yang menunggak pajak ini diketahui saat Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad dan Wakil Bupati, dr Ardito Wijaya melakukan pengecekan, Rabu (3/3/2021).
Pengecekan kendaraan dinas ini dilakukan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad di awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ardito Wijaya.
Musa Ahmad meminta aparatur bawahannya mengumpulkan seluruh kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di Nuwo Balak.
Setelah semua kendaraan dinas terkumpul, Musa Ahmad didampingi Ardito mengecek satu per satu kondisi dan kelengkapan dokumen kendaraan dinas.
Dari hasil pengecekan tersebut, beberapa randis ditahan lantaran tidak ada kelengkapan surat tanda nomor kendaraan (STNK).
"Iya hari ini saya lakukan pengecekan randis melihat kondisinya bagaimana. Karena randis ini adalah aset, jadi harus dirawat dengan baik," kata Musa usai pengecekan di Nuwo Balak, Rabu (3/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, dari hasil pengecekan tersebut, dari ratusan Randis Lampung Tengah yang menunggak pajak dibawah 30 persen.
"Saya tidak hitung jumlah pastinya tadi. Tapi tidak banyak, di bawah 30 persen jumlahnya," paparnya.
Ke depan, lanjut Musa, Pemkab Lampung Tengah akan meninjau ulang siapa saja pemegang randis. Nantinya, jika memang tidak efektif randis tersebut akan dialihkan ke bidang yang membutuhkan.
Baca Juga: Viral Wanita Pamer Naik Mobil Dinas Pelat Merah Suami, Tuai Cibiran Publik
"Kita inventarisir. Kalau memang tidak efektif, akan kita alihkan ke yang lebih penting untuk mendukung program-program kita juga," paparnya.
Pihaknya, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang memegang randis untuk merawat dan juga membayar pajak kendaraan tersebut.
"Ya harus dirawat. Pajak juga harus dibayar. Jangan sampai nanti ada apa-apa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tangisan Balita Mengungkap Kematian Tragis Seorang Ayah di Jati Agung
-
Perkuat Inklusi Keuangan, BRImo Bukukan 3,32 Miliar Transaksi hingga Juni 2026
-
Servis Motor Timbulkan Percikan Api, Mobil Pikap Hingga Sepeda Anak Hangus
-
Pemicu Konflik Anak Tuha Versi Kapolres Lampung Tengah
-
Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat