SuaraLampung.id - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana tidak akan mengikuti jejak suaminya Herman HN dalam pembangunan. Masa kepemimpinan Herman HN sebagai Wali Kota Bandar Lampung, pembangunan difokuskan pada flyover dan underpass.
Sementara Eva Dwiana tidak akan membangun flyover dan underpass. Eva Dwiana lebih memfokuskan pada perbaikan gorong-gorong dan sungai.
Langkah ini diambil Eva Dwiana sebagai antisipasi agar tidak lagi terjadi banjir di Bandar Lampung ketika musim hujan tiba.
"Fokus pembangunan kita tidak ke jalan layang ataupun jalan bawah tanah, tapi kami akan perbaiki gorong-gorong dan sungai agar tidak adalagi banjir di kota ini saat hujan tiba," kata Eva Dwiana, Jumat (26/2/2021) dilansir dari Antara.
Ia pun mengatakan dalam rencana pembangunan Kota Bandar Lampung di masa jabatannya, dirinya mengaku akan mengadopsi pembangunan kota-kota besar di Indonesia.
"Kalau zaman pak Herman HN kan selama menjabat tidak pakai konsultan. Tapi di zaman saya akan pakai konsultan dan konsepnya nanti mengikuti pembangunan kota-kota besar," kata dia.
Sehingga, lanjut dia, pembangunan yang dahulu dilakukan oleh Wali Kota sebelumnya sudah bagus akan lebih cantik lagi.
"Maka agar pembangunan di kota ini berjalan dengan lancar maka kita juga kerja sama dan dukungan dari DPRD serta masyarakat Bandar Lampung," kata dia.
Selain itu, ia pun mengatakan bahwa akan berbicara kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan memanggilnya untuk mengetahui permasalahan mereka selama ini.
Baca Juga: Jembatan Layang Simpang Sekip Dikebut, 101 Persil Lahan Dibebaskan
"Kita ketahui kan pendapatan asli daerah (PAD) kota ini juga banyak dari UMKM maka dalam kepemimpinan kami akan bantu mereka," kata dia.
Ia pun meminta kepada toko-toko di Bandarlampung agar mereka juga mau memasarkan produk-produk UMKM yang berasal dari kota ini.
"Saya lihat di toko-toko itu masih banyak UMKM yang berasal dari luar daerah, seharusnya dari kota ini juga dipasarkan karena produksi UMKM kita banyak," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar