Presiden Soeharto sedang menyapa warga. Barisan jenderal ABRI pernah ingin mengkudeta Golkar dari tangan Presiden Soeharto (Twitter/@tommy_soeharto_)
Saat Sudharmono memimpin Golkar, Soeharto menunjuk langsung Sarwono Kusumatmadja sebagai Sekjen Golkar. Selain Sarwono ada tokoh-tokoh sipil lain yang menduduki posisi strategis di Golkar. Mereka adalah Akbar Tanjung, Siswono Yudhohusodo, Fahmi Idris, Rahmat Witoelar.
Hal ini yang membuat para petinggi ABRI tidak senang. "Moerdani dan para jenderal aktif maupun purnawirawan tidak senang melihat langkah Soeharto mensipilkan Golkar," tulis Salim Said.
Benny Moerdani, Edi Sudrajat, Try Sutrisno dan para jenderal pimpinan ABRI tidak senang melihat langkah Soeharto mengarahkan Golkar bergerak makin independen dari ABRI.
Para jenderal itu tetap ingin ABRI mengontrol kekuasaan dan mereka juga tidak percaya dengan kemampuan politisi sipil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus