- Panitia menetapkan enam bakal calon rektor Universitas Lampung untuk masa bakti 2027 hingga 2031.
- Ketua panitia melarang seluruh kandidat melakukan kampanye hitam dan mewajibkan mereka mengadu gagasan secara etis.
- Senat bersama kementerian terkait akan menyaring keenam kandidat menjadi tiga besar pada akhir Oktober 2026.
SuaraLampung.id - Kontestasi perebutan kursi nomor satu di Universitas Lampung (Unila) resmi dimulai. Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) menetapkan enam nama figur akademisi terbaik yang lolos tahap penjaringan sebagai bakal calon rektor Unila masa bakti 2027–2031.
Ketua Panitia Pilrek Unila, Prof. Muhammad Akib, mengumumkan penetapan nomor urut keenam kandidat yang didominasi para guru besar dan akademisi berpengaruh di lingkungan 'Kampus Hijau' tersebut.
Berikut daftar resmi enam bakal calon rektor Unila beserta nomor urutnya:
- Nomor Urut 1: Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H.
- Nomor Urut 2: Dr. Budiono, S.H., M.H.
- Nomor Urut 3: Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D.
- Nomor Urut 4: Prof. Rudi, S.H., LL.M., LL.D.
- Nomor Urut 5: Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.
- Nomor Urut 6: Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si.
Memasuki tahap sosialisasi gagasan, Prof. Akib melayangkan peringatan keras kepada seluruh kandidat dan tim pendukung agar menjunjung tinggi etika akademik.
Baca Juga:Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
Panitia secara tegas mengharamkan kampanye hitam (black campaign) dan serangan personal selama masa sosialisasi.
“Tidak ada ruang untuk kampanye yang menyudutkan pribadi masing-masing calon. Aturannya jelas, dilarang saling menjatuhkan. Panggung ini disiapkan murni untuk mengadu gagasan, visi strategis, dan program kerja demi kemajuan Unila ke depan,” tegas Prof. Akib, Senin (19/10/2026).
Adu visi-misi ini akan digelar secara maraton dan terbuka untuk umum dengan menyisir seluruh fakultas mulai Selasa (20/10/2026) hingga Jumat (23/10/2026):
- Selasa (20/10): Fakultas Hukum (pagi) dan FISIP (siang).
- Rabu (21/10): Fakultas Pertanian dan FMIPA.
- Kamis (22/10): FKIP dan Fakultas Kedokteran.
- Jumat (23/10): Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Teknik.
Puncak pemaparan visi-misi akbar di hadapan sivitas akademika dijadwalkan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila pada Rabu (28/10/2026).
Sehari berselang, Kamis (29/10/2026), peta persaingan akan memasuki fase krusial. Senat Unila bersama perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bakal menggelar rapat tertutup untuk menyaring dan memangkas keenam kandidat menjadi tiga besar calon rektor yang berhak melaju ke babak pemilihan akhir. (ANTARA)
Baca Juga:Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan