- Evina Diah Ayuningsih disambar buaya saat mencuci di Sungai Way Semaka pada Selasa sore.
- Nyawa korban selamat berkat aksi heroik ibu dan tetangganya yang nekat melawan predator tersebut.
- Insiden itu menyebabkan kaki kanan korban mengalami luka robek serius sepanjang dua puluh sentimeter.
SuaraLampung.id - Aktivitas mencuci pakaian di tepi aliran Sungai Way Semaka berubah menjadi mimpi buruk bagi Evina Diah Ayuningsih (18).
Gadis asal Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, ini nyaris kehilangan nyawa usai disambar seekor buaya ganas, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa mencekam itu bermula saat Evina tengah asyik membilas pakaian bersama sang ibu dan seorang tetangganya di pinggir sungai.
Tanpa aba-aba, predator air berdarah dingin tersebut tiba-tiba muncul dari dasar air dan langsung menyambar kaki kanan Evina dengan rahangnya yang kuat.
Baca Juga:Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus
Melihat anaknya berada di ambang maut, sang ibu bersama tetangganya tanpa ragu bertaruh nyawa. Keduanya nekat melawan dan menarik tubuh korban sekuat tenaga hingga reptil buas tersebut akhirnya melepaskan gigitannya dan kembali menghilang ke dalam sungai.
Meski berhasil diselamatkan dari seretan buaya, Evina mengalami cedera parah. Kaki kanannya menderita luka robek sepanjang kurang lebih 20 sentimeter dan harus menerima sejumlah jahitan medis. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Banjar Negoro sebelum akhirnya diizinkan rawat jalan di rumah.
Aparat Polsek Wonosobo yang mendapat laporan langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membesuk korban.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, menegaskan bahwa aliran Sungai Way Semaka merupakan habitat alami buaya liar yang sangat berbahaya bagi keselamatan warga sekitar.
“Kawasan tersebut disinyalir kerap menjadi perlintasan sekaligus lokasi kemunculan buaya. Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar menghentikan segala aktivitas di sepanjang aliran sungai,” tegas Iptu Primadona.
Baca Juga:Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis
Ia menambahkan, kewaspadaan tinggi harus terus dijaga warga sekitar bantaran sungai guna mencegah predator air itu kembali menelan korban.