Gagal Masuk SMA Unggul? Tenang, 76 Ribu Kursi SMA/SMK Negeri Lampung Resmi Dibuka

Disdikbud Lampung membuka pendaftaran SPMB reguler SMA dan SMK negeri tahun 2026 mulai Senin

Wakos Reza Gautama
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:19 WIB
Gagal Masuk SMA Unggul? Tenang, 76 Ribu Kursi SMA/SMK Negeri Lampung Resmi Dibuka
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jalur reguler tingkat SMA dan SMK negeri dengan kuota mencapai 76.294 siswa. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Disdikbud Lampung membuka pendaftaran SPMB reguler SMA dan SMK negeri tahun 2026 mulai Senin, 15 Juni 2026.
  • Pendaftaran menyediakan 76.294 kursi bagi calon siswa baru di 208 SMA negeri dan 110 SMK negeri se-Lampung.
  • Seleksi jalur reguler mengutamakan nilai akademik tertinggi sebagai filter utama dengan batas pendaftaran hingga 19 Juni 2026.

SuaraLampung.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung secara serentak membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 jalur reguler untuk tingkat SMA dan SMK negeri pada Senin (15/6/2026) kemarin. Kuota yang disediakan mencapai 76.294 kursi.

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa jalur reguler ini adalah jawaban bagi para siswa yang ingin terus berprestasi.

Sebanyak 208 SMA negeri di seluruh Lampung telah bersiap menampung 42.660 siswa baru. Sementara bagi mereka yang lebih berminat pada pendidikan vokasi, 110 SMK negeri juga membuka pintu lebar dengan daya tampung 33.634 siswa.

Thomas memberikan semangat khusus bagi para calon siswa yang sebelumnya mungkin merasa kecewa karena belum berhasil menembus ketatnya persaingan di SMA Unggul.

Baca Juga:KM Arof Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Kuala Penet, 2 ABK Hilang

"Saya minta kepada anak-anak yang kemarin belum tertampung di SMA Unggul, jangan berkecil hati. Segera mendaftar hari ini di SMA reguler. Kesempatan masih terbuka lebar hingga 19 Juni mendatang," ujar Thomas.

Berbeda dengan persepsi umum tentang jalur zonasi yang semata-mata mengandalkan jarak rumah, SPMB reguler kali ini menempatkan kualitas akademik sebagai panglima. Thomas menjelaskan bahwa dalam mekanisme jalur domisili kali ini, nilai tetap menjadi filter utama.

"Prinsipnya nilai tertinggi itulah yang akan diterima. Namun, jika ada dua atau lebih calon siswa yang memiliki nilai identik, barulah kita akan mempertimbangkan jarak tempat tinggal mereka ke sekolah sebagai penentu akhir," jelasnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak