Ketika Keinginan Sukarno Meratakan Singapura Dibantah Kepala Staf Kostrad

Sukarno ingin pengebom-pengebom bisa meratakan Singapura jika dia menekan knop

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 20 Oktober 2023 | 09:44 WIB
Ketika Keinginan Sukarno Meratakan Singapura Dibantah Kepala Staf Kostrad
Ilustrasi Presiden Sukarno. Presiden Sukarno pernah ingin meratakan Singapura di masa Dwikora. [BeritaBali.com].

SuaraLampung.id - Pada 3 Mei 1964, Presiden Sukarno mengeluarkan perintah Dwikora. Isinya adalah pertinggi ketahanan revolusi Indonesia. Lalu bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak, Sabah untuk menghancurkan Malaysia.

Perintah Dwikora ini ditindaklanjuti dengan pembentukan Komando Siaga (KOGA). Komando Siaga adalah komando antar angkatan di TNI dalam rangka konfrontasi dengan Malaysia.

Presiden Sukarno menunjuk Laksamana Madya Udara Omar Dani sebagai Panglima KOGA. Omar Dani didampingi Wakil I Bidang Administrasi Laksamana Muda Mulyadi, Wakil II Bidang Operasi Brigjen Achmad Wiranatakusumah, dan Komodor Leo Wattimena sebagai Kepala Staf.

Dalam buku biografi Letjen TNI Purn Achmad Wiranatakusumah Komandan Siluman Merah, disebutkan, Menteri/Panglima Angkatan Darat Letjen Achmad Yani yang menunjuk Achmad Wiranatakusumah mewakili Angkatan Darat sebagai Wakil II KOGA.

Baca Juga:Ternyata Ini Alasannya Kenapa Mobil di Indonesia Menggunakan Setir Kanan

Saat itu Achmad Wiranatakusumah menjabat sebagai Kepala Staf Kostrad. Achmad Yani memilih Achmad Wiranakusumah atas permintaan dari Angkatan Udara dan Angkatan Laut.

Dalam rapat KOGA, Sukarno menginginkan Angkatan Bersenjata menunjukkan kemampuannya dalam menyerang Malaysia.

Sukarno ingin pengebom-pengebom bisa meratakan Singapura jika dia menekan knop. Achmad Wiranatakusumah menyanggah pernyaataan Soekarno.

Menurut dia, keinginan Sukarno itu tidak bisa diwujudkan. Alasannya Angkatan Bersenjata saat itu tidak memiliki strategic mobility, tidak cukup mempunyai fire power dan tactical mobility yang kurang.

Pemimpin Tertinggi Revolusi tak mau tahu dengan berbagai alasan tersebut.

Baca Juga:4 Topik Menarik dalam Buku 'Sejarah Dunia yang Disembunyikan'

“Bagaimanapun keadaannya, kamu jangan berpikir text book. Kita harus bisa melaksanakannya,” tegas Bung Besar.

Mau tak mau Achmad Wiranatakusumah mengerahkan segala kemampuan yang ada dengan kondisi terbatas. Ia lalu merancang strategi agar keinginan Sukarno menggempur Malaysia bisa terwujud.

Namun di pertengahan jalan, Achmad Wiranatakusumah mundur dari KOGA diganti oleh Mayjen Suharto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak