Kursi DPRD Lampung di Pemilu 2024 Berkurang, Ini Penyebabnya

kursi DPRD Lampung yang sebelumnya sebanyak 85 menjadi 75 kursi.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 19 Januari 2023 | 17:31 WIB
Kursi DPRD Lampung di Pemilu 2024 Berkurang, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Pemilu. Kursi DPRD Lampung pada Pemilu 2024 berkurang. [Dok.Antara]

SuaraLampung.id - Alokasi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung diperkirakan akan berkurang pada Pemilu 2024 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung memperkirakan kursi DPRD Lampung yang sebelumnya sebanyak 85 menjadi 75 kursi.

Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Lampung Agus Riyanto mengatakan,, berkurangnya kursi DPRD Lampung pada Pemilu 2024, disebabkan adanya penurunan jumlah penduduk di provinsi ini dalam lima tahun terakhir.

"Alokasi kursi itu kan basisnya Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2), bukan jumlah daftar pemilih tetap (DPT)," kata dia, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga:Soroti Lembaga Survei Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Khawatirkan Metode Survei Dimanipulasi karena Pesanan Politik

Sementara itu, lanjut dia, data Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Provinsi Lampung berdasarkan DAK2 sebanyak 8.901.566 jiwa dengan rincian laki-laki 4.553.556 jiwa dan perempuan 4.348.010 jiwa.

"Secara undang-undang, DAK2 yang angkanya berada di bawah 9 juta jiwa kursinya menjadi 75, tapi kalau di atas 9 juta jiwa kursinya 85," kata dia.

Sehingga, lanjut dia, Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk lebih dari 7.000.000 jiwa namun juga kurang dari 9.000.000 juta jiwa akan memperoleh alokasi 75 kursi.

"Sementara itu pada Pemilu 2019 jumlah penduduk Lampung pada DAK2 Kemendagri mencapai 9.675.719 jiwa dengan alokasi kursi DPRD Lampung sebanyak 85 kursi dari 8 dapil," kata dia. (ANTARA)

Baca Juga:Soal Peluang Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Begini Jawaban AHY

News

Terkini

korbanmengalami luka parah di bagian wajah akibat terkena material tabung kompresor yang meledak.

News | 13:35 WIB

Menurutnya, hal tersebut guna mengantisipasi maraknya isu penculikan anak yang beredar.

News | 17:39 WIB

Pemeriksaan ini terkait adanya kerusuhan pembakaran kantor PT AKG oleh massa

News | 14:33 WIB

Jaksa Penuntut Umum memperlihatkan bukti-bukti mahasiswa yang dititipkan oleh Dekan Pertanian tersebut

News | 18:00 WIB

Akibat kecelakaan ini, pelajar SMKN 2 Kalianda Lampung Selatan bernama Rahmad Febrian (18) tewas

News | 16:11 WIB

Dekan FMIPA Unila pernah memberikan uang kepada Karomani sebesar Rp60 juta dari efisiensi keuangan

News | 14:57 WIB

di dalamnya terdapat tumpukan kayu jenis bayur yang sudah di kemas menjadi balokan dan papan.

News | 20:40 WIB

sampai saat ini pencarian korban nelayan hilang masih nihil.

News | 15:41 WIB

kantor dan sejumlah aset milik PT AKG Bahuga di Kampung Agung, Bahuga, Way Kanan, dibakar

News | 13:43 WIB

pihaknya menerjunkan sebanyak satu tim rescue pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi.

News | 15:07 WIB

kabar penculikan anak di SDN 1 Way Dadi adalah tidak benar.

News | 13:29 WIB

amplop yang diberikan ke KH Said Aqil Siradj bukan bersumber dari uang suap

News | 12:58 WIB

kecelakaan melibatkan dua sepeda motor pada Rabu (25/01/2023) pukul 20.00 WIB menewaskan satu pelajar di Pringsewu.

News | 18:12 WIB

para pelaku merupakan sindikat bersenjata api dan sajam, spesialis pencurian hewan

News | 18:07 WIB

Mualimin menjawab uang itu diberikan saat Said Aqil datang ke Lampung

News | 10:41 WIB
Tampilkan lebih banyak