Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bayi Dibuang di Tanggamus, Ditemukan Warga saat Dengar Suara Tangisan

Wakos Reza Gautama Kamis, 22 September 2022 | 15:17 WIB

Bayi Dibuang di Tanggamus, Ditemukan Warga saat Dengar Suara Tangisan
Ilustrasi bayi. Bayi dibuang di Tanggamus. [Unsplash]

mendengar suara tangisan lalu dicek ke belakang rumah ternyata ada seorang bayi

SuaraLampung.id - Warga di Pekon Sukabanjar Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus, Kamis (22/9/2022), sekitar pukul 05.00 WIB, menemukan bayi di belakang rumahnya. 

Sarmin (40) kala itu mendengar suara tangisan lalu dicek ke belakang rumah ternyata ada seorang bayi tergeletak dalam keadaan hidup.

"Salah satu warga saya Sarmin datang melapor ke saya bahwa dia menemukan bayi, kemudian kami cek ke lokasi ternyata benar," kata Yovi Yanas, Kepala Pekon Sukabanjar saat ditemui di RSUD Batin Mangunang, Kota Agung dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Dia memperkirakan bayi yang ditemukan itu baru saja dilahirkan oleh orang tuanya yang tidak mau bertanggung jawab.

Baca Juga: Tangani Bayi Kembar Berkepala Dua dan Berbadan Satu, RSUP M Djamil Padang Bakal Bentuk Tim Dokter

"Karena bayinya masih dalam keadaan hidup kami dibantu warga mengamankannya untuk dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," kata YOvi.

Sementara ini bayi tersebut dalam pengawasan pihak rumah sakit. Informasi yang didapat selanjutnya bayi tersebut akan diadopsi oleh warga yang menemukan.

"Alhamdulillah bayi dalam keadaan sehat, kita bersama warga dan pihak kepolisian menunggu masa pemulihan dan kesehatan bayi. Tadi juga sudah minta izin dengan pihak polisi bayi tersebut akan diadopsi oleh warga yang menemukannya dan diizinkan sesuai prosedur yang berlaku," kata dia.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Dokter Meri mengatakan bayi itu ditangani dengan baik.

"Bayi ini kalau dilihat dari sisi medis memang baru lahir jenis kalamin laki-laki, dengan berat badan 2500 gram dan panjang 48 cm. Semuanya memang baik untuk selanjutnya masih kita lakukan penanganan, karena ini bayi baru lahir kita juga khawatir, kalau langsung dibawa pulang," kata Meri.

Baca Juga: Nasib Bayi Kembar Berkepala Dua dan Berbadan Satu Dirawat di RSUP M Djamil Padang, Nenek Pasrah: Semoga Umurnya Panjang!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait