SuaraLampung.id - TNI Angkatan Udara sedang berduka setelah adanya kabar jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle yang diawaki Lettu Pnb Allan Syafitra Indera Wahyudi.
Pesawat jet latih jenis Lead-In Fighter Training T-50i Golden Eagle jatuh di Blora, Jawa Tengah, Senin (18/7/2022) sekitar pukul 18.24.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui nasib Lettu Pnb Allan Syafitra, personel dari Skuadron Udara 15 Lanud Iswahjudi.
Sosok Lettu Pnb Allan Syafitra
Baca Juga:Pesat Tempur TNI AU T50i Golden Eagle Hilang Kontak Saat Latihan Terbang Malam
Tak banyak informasi yang didapat mengenai perwira pertama TNI AU ini. Allan adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2015.
Sebelum masuk AAU, Allan tercatat sebagai pelajar di SMA Taruna Nusantara. Ia lalu melanjutkan pendidikannya sebagai taruna AAU.
Mungkin pilihannya menjadi tentara tak lepas dari peran orang tuanya yang diketahui ayahnya adalah seorang kolonel dari Korps Perbekalan TNI AU bernama Mujianto.
Lulus dari AAU tahun 2015, Allan Syafitra menjadi mengikuti Sekolah Penerbang TNI AU angkatan 91. Tahun 2017, ia dikukuhkan sebagai penerbang di Lanud Iswahjudi, Jawa Timur.
Allan lalu ditempatkan di Skadron Udara 15 yang mengoperasikan pesawat T-50 Golden Eagle, setelah menjalani pendidikan transisi.
Baca Juga:Lokasi yang Diduga Tempat Jatuhnya Pesawat T-50i Golden Eagle di Blora Ramai Didatangi Warga
Pada Oktober 2018, Allan Syafitra lulus sebagai penerbang tempur TNI AU dimana di hari itu ia dinyatakan lulus terbang dengan menggunakan pesawat T-50i Golden Eagle.