facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

2 Pendeta Yesuit Diangkut Pakai Truk Pikap, Jenazah Ditemukan Diduga Ditembak Mati Geng Narkoba di Meksiko

Wakos Reza Gautama Kamis, 23 Juni 2022 | 11:37 WIB

2 Pendeta Yesuit Diangkut Pakai Truk Pikap, Jenazah Ditemukan Diduga Ditembak Mati Geng Narkoba di Meksiko
Para pendeta Yesuit mengadakan misa di sebelah pendeta Javier Campos dan Joaquin Mora yang dibunuh, setelah pihak berwenang Meksiko mengatakan bahwa mereka sedang mencari mayat mereka bersama seorang lain yang diculik di wilayah Meksiko utara yang penuh kekerasan, di San Ignacio de Gereja Loyola, Mexico City, Meksiko, 21 Juni 2022. [ANTARA/Reuters/Edgard Garrido/as]

Dua pendeta Yesuit dan satu pemandu wisata yang ditembak mati bandar narkoba

SuaraLampung.id - Dua pendeta Yesuit dan satu pemandu wisata yang ditembak mati di kawasan geng kejahatan di Meksiko, Senin (20/6/2022).

Ketiganya ditembak mati diduga setelah terlibat pertengkaran dengan seorang pengedar narkoba di negara bagian perbatasan Chihuahua.

"Telah kami temukan… mayat pendeta Yesuit Javier Campos, Joaquin Mora dan pemandu wisata Pedro Palma," kata Gubernur Chihuahua Maria Eugenia Campos dalam video yang diunggah di media sosial.

Aksi kejahatan itu menuai kecaman dari Vatikan. Paus Fransiskus mengaku terkejut dengan pembunuhan itu ketika pihak berwenang memburu tersangka.

Baca Juga: 2 Oknum Ditresnarkoba Polda Maluku Terlibat Kasus Narkoba Ditangkap

"Begitu banyak pembunuhan di Meksiko," kata Fransiskus di akhir khotbahnya di depan ribuan orang di Lapangan Santo Petrus.

Kantor kejaksaan di Chihuahua mengatakan ketiganya dibunuh setelah Palma masuk ke sebuah gereja di kota Cerocahui untuk melindungi dirinya dari serangan.

Kejaksaan menyebut Jose Noriel Portillo Gil sebagai tersangka pembunuhan itu, dan menawarkan hadiah 5 juta peso (Rp3,69 miliar) bagi siapa saja yang memberikan info tentang keberadaannya.

Negara bagian itu mengatakan pada 2018 bahwa Portillo, yang juga tersangka utama dalam kasus pembunuhan guru AS Patrick Braxton-Andrews, terlibat dalam perdagangan narkoba.

Ketiga orang itu dibawa dari gereja oleh sekelompok pria dengan truk pikap, kata Luis Gerardo Moro, kepala ordo keagamaan itu di Meksiko, dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: Selundupkan 29 Kg Sabu dan Ekstasi dari Malaysia, Dua Warga Tanjung Balai Ditangkap

Jaksa agung Chihuahua Roberto Fierro mengatakan pihak berwenang juga sedang mencari dua orang yang diculik pada Senin sebelum insiden pembunuhan pendeta dan pemandu wisata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait