facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Senggolan saat Joget Dangdut di Acara Pernikahan, Oknum TNI AD Tembak Mati Adik Iparnya Sendiri

Wakos Reza Gautama Senin, 06 Juni 2022 | 15:39 WIB

Senggolan saat Joget Dangdut di Acara Pernikahan, Oknum TNI AD Tembak Mati Adik Iparnya Sendiri
Ilustrasi Pembunuhan. Oknum TNI AD tembak mati adik iparnya sendiri di Manokwari, Papua Barat. [Antara]

kasus penembakan yang diduga melibatkan oknum TNI AD dalam resepsi pernikahan di Manokwari

SuaraLampung.id - TNI Angkatan Darat (AD) berjanji akan memproses kasus penembakan di Manokwari, Papua Barat, yang melibatkan prajuritnya, akan berlangsung transparan. 

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menegaskan kasus penembakan yang diduga melibatkan oknum TNI AD dalam resepsi pernikahan di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (4/6/2022), ditindak sesuai prosedur hukum militer dan transparan.

"Mekanisme hukum di TNI AD akan dijalankan sesuai prosedur dan transparan, artinya, tidak ditutup-tutupi. Kami ikuti arahan Bapak KSAD terkait dengan penegakan hukum di militer," kata Tatang dalam siaran tertulis Dispenad yang diterima di Jakarta, Senin (6/6/2022).

Sebagaimana pernah ditegaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman selaku pembina kekuatan TNI AD, Tatang mengatakan KSAD akan bertanggung jawab atas penegakan hukum terhadap oknum prajurit TNI AD yang melanggar ketentuan dan aturan.

Baca Juga: Ya Tuhan! Penembakan Massal Terjadi Lagi di Amerika, 9 Tewas Dan Puluhan Lainnya Luka-luka

Lalu, penyelesaian kasus tersebut akan dilakukan berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku dalam sistem peradilan militer.

Tatang menjelaskan Detasemen Polisi Militer Kodam (Denpomdam) XVIII/Kasuari langsung bertindak cepat usai mendapat laporan tentang insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh Sertu AFTJ hingga melukai dua korban, yakni adik iparnya sendiri berinisial RIB dan seorang anggota TNI AD Sertu B.

Dengan tindakan cepat itu, tambahnya, terduga pelaku dapat langsung diamankan untuk diproses secara hukum.

"Saat ini, terduga pelaku sedang menjalani proses hukum oleh Pomdam Kasuari. Pemeriksaan awal sudah dilakukan terhadap yang bersangkutan dan beberapa saksi. Hingga kini, masih terus dilakukan pengembangan untuk mengumpulkan bukti. Jika benar melanggar, akan langsung diproses sesuai ketentuan hukum militer yang berlaku," jelasnya.

Penembakan itu dipicu oleh tindakan saling menyenggol dalam acara hiburan musik dangdut yang digelar usai resepsi. Menurut Tatang, kejadian itu berkembang menjadi keributan yang terus memanas hingga terjadi penembakan.

Baca Juga: Lagi Terjadi 3 Kasus Penembakan Massal di AS, 9 Orang Tewas

"Korban RIB meninggal dunia di Puskesmas Prafi, Manokwari, Papua Barat, akibat luka tembak di bagian dada kiri. Sementara itu, Sertu B, yang mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri, saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Manokwari," katanya. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait