facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditusuk Pelaku Jambret, Pelajar di Bandar Lampung Berjalan ke Rumah Nenek Cari Pertolongan

Wakos Reza Gautama Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:34 WIB

Ditusuk Pelaku Jambret, Pelajar di Bandar Lampung Berjalan ke Rumah Nenek Cari Pertolongan
Ilustrasi penusukan. Pelajar di Bandar Lampung ditusuk pelaku jambret. [shutterstock]

Tidak hanya ponselnya yang dirampas, MA juga ditusuk oleh pelaku jambret.

SuaraLampung.id - MA (13), seorang pelajar, menjadi korban jambret di dekat SD 1 Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (26/5/2022) petang. 

Tidak hanya ponselnya yang dirampas, MA juga ditusuk oleh pelaku jambret. Akibatnya MA mengalami luka tusuk di tulang rusuk sebelah kanan. 

Menurut salah satu warga bernama Heru, korban saat itu baru keluar dari rumah neneknya berniat mencari jaringan internet ke SD Satu Sepang Jaya yang berjarak sekitar 500 meter.

"Jadi korban masih sempat Video Call kerabatnya saat di pertengahan jalan dekat SD 1 Sepang Jaya. Terus, tiba-tiba datanglah pemuda pake motor, berhenti bentar terus mau rampas HP si MA itu," ungkapnya, Jumat (27/5/2022) dikutip dari Saibumi.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga: Timbul Luka Parah Ditusuk Tetangganya yang Mabuk Hanya Gegara Masalah Pot Bunga di Banyuwangi

Korban mempertahankan HP miliknya. Ada perlawanan dari korban, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan langsung pelajar tersebut.

"Pelaku yang panik, langsung kabur dan hanphone korban tidak berhasil dirampas oleh pelaku," tuturnya.

Dalam keadaan terluka, korban sempat berjalan kembali ke rumah neneknya.

"Sampai di rumah neneknya kaget, terus neneknya teriak-teriak, warga yang denger lalu pada keluar. Warga pun langsung membawa MA ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM)," tukasnya.

Kapolsek Kedaton Kompol Atang Samsuri membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Tawuran di Jatinegara, 1 Pelajar SMP Tewas Luka Parah di Paru-Paru

"Iya benar, saat ini Polsek Kedaton sedang melakukan penyelidikan, dan meminta keterangan beberapa orang saksi," pungkas Kompol Atang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait