facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mentan Syahrul Yasin Limpo Datangi Desa Sumber Jaya Tulang Bawang Barat yang Terjangkit PMK

Wakos Reza Gautama Senin, 23 Mei 2022 | 09:23 WIB

Mentan Syahrul Yasin Limpo Datangi Desa Sumber Jaya Tulang Bawang Barat yang Terjangkit PMK
Ilustrasi Mentan Syahrul Yasin Limpo. Mentan Syahrul Yasin Limpo datangi Desa Sumber Jaya, Tulang Bawang Barat, yang terjangkit PMK. [Dok: Kementan]

Lokasi PMK yang didatangi Syahrul Yasin Limpo ialah di Desa Mulyajaya Kabupaten Tulang Bawang Barat

SuaraLampung.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendatangi lokasi hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Lampung. 

Lokasi PMK yang didatangi Syahrul Yasin Limpo ialah di Desa Mulyajaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Minggu (22/5/2022).

Menurut Mentan, kegiatan tersebut merupakan respons cepat pemerintah atas adanya laporan penyebaran wabah PMK di desa tersebut.

Kata Mentan, pemerintah langsung bergerak cepat dengan memberikan bantuan obat, antibiotik, dan vitamin. 

Baca Juga: Mentan Turun Langsung untuk Pastikan Lalu Lintas Sapi Antar Area Aman

"Alhamdulliah banyak hewan ternak yang sudah sembuh, sudah lincah kembali, sudah bisa makan dan hidungnya tidak meler lagi. Tapi saya mengingatkan agar tetap menerapkan Protap-protap yang berlaku. Catatannya 14 hari harus mendapat pengawasan," ujar Mentan dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.  

Mentan mengatakan, saat ini jumlah hewan ternak yang suspek positif PMK mulai menurun. Bahkan, diantaranya sudah kembali pulih seperti biasa.  

Kata dia, wabah PMK bisa dikendalikan dengan kolaborasi dan kebersamaan  semua pihak.

"Alhamdulillah respon cepat dan kebersamaan dari pak kadis, pak bupati, pak gubernur serta para peternak terus kita jaga. Saya kira apa yang kita saksikan hari ini adalah sesuatu yang memberi harapan besar, karena PMK hadir tapi ternyata bisa disembuhkan. Bahkan kesembuhanya sangat maksimal melalui intervensi negara dan kerjasama yang intens antara kementan dan pemerintah daerah," katanya. 

Dengan kegiatan pencegahan penularan dan pengendalian ini, Mentan mengaku optimis seluruh hewan ternak dapat kembali sehat dan penyebaran penyakit dihindari. Diapun berharap masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan karena pemerintah terus bergerak mrngendalikan penyekait ini. 

Baca Juga: Respons Cepat Kendalikan PMK, Mentan Kirim Obat-obatan ke Sumedang

"Walaupun semua sudah turun tangan tidak berarti mengurangi kewaspadaan kita. Kita semua harus saling menjaga. Kita tidak boleh percaya diri yang berlebihan tetapi karantina harus siaga 1. Yang paling penting tidak boleh panik," katanya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait