facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi Pangkostrad, Mayjen Maruli Simanjuntak akan Fokus Pada Hal Ini

Wakos Reza Gautama Selasa, 25 Januari 2022 | 08:46 WIB

Jadi Pangkostrad, Mayjen Maruli Simanjuntak akan Fokus Pada Hal Ini
Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Calon Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat menemui awak media di Media Center Korem 163/Wira Satya Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Senin 24 Januari 2022. Mayjen Maruli Simanjuntak akan fokus pada profesionalisme prajurit. [SuaraBali.id/ Yosef Rian]

Mayjen Maruli Simanjuntak menekankan tugas Kostrad ke depannya yaitu dominan berkaitan dengan profesionalisme

SuaraLampung.id - Pangdam IX/Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak ditunjuk menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Mayjen Maruli Simanjuntak menekankan tugas Kostrad ke depannya yaitu dominan berkaitan dengan profesionalisme prajurit. 

"Tanggung jawab Kostrad itu sebagai pasukan tempur, jadi lebih dominan ke profesionalisme prajurit. Memang di situ juga punya asisten teritorial, bisa juga mengerjakan untuk di daerah-daerah yang jangkauan basis. Tapi secara umum saya pikir tugas di situ adalah profesionalisme prajurit," kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat ditemui di Media Center Korem 163/Wira Satya Denpasar, Bali, Senin (24/1/2022) dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan tugas Kostrad yang akan diembannya juga berfokus untuk bagaimana meningkatkan kemampuan prajurit-prajurit jika dihadapkan dengan ancaman-ancaman saat ini dan ke depan.

Baca Juga: Segera Menjabat Pangkostrad, Ini Misi Mayjen TNI Maruli Simanjuntak

 "Ya tugas tentara bagaimana sekarang misalnya sedang jadi pembicaraan, sebenarnya bukan pembicaraan sekarang saat ini saja, tetapi sudah lama, tentang penugasan yang sedang dievaluasi oleh Panglima TNI dan juga KASAD tentang di Papua. Bagaimana teknis yang baik, itu mungkin yang akan coba diskusikan sehingga mendapatkan suatu SOP yang baik," jelasnya.

Untuk itu terkait hal tersebut, tetap berfokus pada bagaimana mempertahankan negara kesatuan ini dan kemampuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk menghadapi musuh dari luar.

Sementara terkait ada atau tidaknya ancaman dari luar untuk wilayah Indonesia, Pangdam IX/Udayana menyebutkan seperti laut China Selatan, Laut Ambalat, Papua dan Aceh.

"Itu memang banyak dari sektor laut. Mungkin yang darat ya Papua. Ada lima wilayah yang memang perlu diaktifkan," katanya. (ANTARA)

Baca Juga: Soal Penunjukan Menantu Luhut Jadi Pangkostrad, Jenderal Andika Perkasa: Benar-benar Sudah Profesional

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait