facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Belum Satu Harga, Ini Kata Disperindag Lampung

Wakos Reza Gautama Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:21 WIB

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Belum Satu Harga, Ini Kata Disperindag Lampung
Ilustrasi Salah satu pedagang minyak goreng. Harga minyak goreng di pasar tradisional di Lampung belum mengikuti kebijakan pemerintah. [ANTARA/Aris Wasita]

implementasi kebijakan satu harga minyak goreng

SuaraLampung.id - Pemerintah menyatakan harga minyak goreng berlaku satu harga yaitu Rp 14 ribu. Namun di pasar tradisional di Lampung harga minyak goreng belum mengikuti kebijakan pemerintah. 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung menyatakan harga minyak goreng di seluruh pasar tradisional akan turun mengikuti kebijakan pemerintah mulai pekan depan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan harga minyak goreng di retail memang sudah turun sejak kemarin.

"Namun untuk pasar tradisional kami beri waktu untuk distributor menyampaikan ke pedagang pengecer sampai minggu depan," ucapnya, Jumat (21/1/2022) dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Viral Pengendara Mobil Toyota Kijang Mengisi Bahan Bakar Dicampur Minyak Goreng, Publik Heboh

Menurutnya, untuk memastikan implementasi kebijakan satu harga minyak goreng, pihaknya akan memantau harga secara langsung ke pasar tradisional.

"Minggu depan kita turun ke lapangan bersama Satgas Pangan untuk memastikan informasi tentang kebijakan satu harga minyak goreng ini dilakukan oleh semua pedagang," katanya.

Dia menjelaskan, bila proses sosialisasi kebijakan satu harga minyak goreng tersebut telah usai, dan masih didapati pedagang yang tidak mengindahkan maka akan langsung dilaporkan kepada pemerintah pusat.

"Kalau sampai batas toleransi sosialisasi kebijakan masih ada harga yang belum turun tentu akan kita laporkan ke pusat," ujarnya.

Ia melanjutkan, bila kebijakan satu harga dapat terlaksana dengan baik maka tidak akan ada pelaksanaan operasi pasar guna menstabilkan harga.

Baca Juga: Kebijakan Harga Minyak Goreng Bisa Menimbulkan Kerugian Bagi 29 Ribu Toko Kecil dan Peritel di Bali

"Kalau kondisi kondusif setelah kebijakan satu harga, operasi pasar tidak akan berlanjut, tapi kalau keadaan sebaliknya maka bisa dilanjutkan untuk operasi pasar," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait