alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mensos Risma Paksa Anak Tunarungu Bicara, Kiai Muda NU Lontarkan Kritik Keras

Wakos Reza Gautama Kamis, 02 Desember 2021 | 20:03 WIB

Mensos Risma Paksa Anak Tunarungu Bicara, Kiai Muda NU Lontarkan Kritik Keras
ILustrasi Mensos Tri Rismaharini. Risma dikritik karena memaksa anak tunarungu bicara. [SuaraJatim/Adi Permana]

Pada momen itu, Risma tampak memaksa anak tunarungu untuk bicara.

SuaraLampung.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma menjadi trending topic di media sosial. Terpantau tagar Bu Risma menggema di linimassa Twitter malam ini. 

Setidaknya hingga pukul 19.37 WIB, Risma duduk di ranking satu trending topic Twitter. Penyebabnya warganet ramai menyoroti ulah Risma terhadap anak penyandang disabilitas. 

Di peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 yang disiarkan di YouTube Kemensos, Risma terlihat bersama anak-anak penyandang disabilitas. 

Pada momen itu, Risma tampak memaksa anak tunarungu untuk bicara. Risma memandu seorang anak tunarungu untuk bicara. Anak tersebut tampak kesulitan bicara mengikuti perkataan Risma. Risma bahkan enggan memakai jasa bahasa isyarat dan meminta anak itu untuk bicara. 

Baca Juga: Gaduh Mensos Risma, Trending di Twitter Paksa Tuna Rungu Bicara, Warganet: Speechless gw!

Sontak saja sikap Risma itu langsung mendapat kritik dari anak difabel yang juga perwakilan Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Stefanus.

Stefanus menyampaikan kritiknya langsung di atas panggung di hadapan Risma. 

"Saya mau berbicara dengan ibu sebelumnya. Ibu saya harap sudah mengetahui tentang bahwasanya anak tuli itu. Memang menggunakan alat bantu dengar tapi tidak dipaksa untuk berbicara. Tadi saya sangat kaget ketika ibu memberikan pernyataan," kata Stefanus.

Risma langsung mendekati Stefanus dan merangkulnya. Stefanus lalu mempertanyakan apakah dirinya salah berbicara seperti itu. Risma menjawab tidak. 

Stefanus menyampaikan bahwa bahasa isyarat itu penting bagi orang seperti dirinya. "Bahasa isyarat itu seperti harta bagi kami," kata dia. 

Baca Juga: Mensos Risma Bentuk Komisi Disabilitas: Dengan Adanya Komisi Ini Beban Saya Berkurang

Risma lalu mengklarifikasi mengapa dirinya memaksa anak tunarungu bicara. Risma mengatakan,tidak mengurangi menggunakan bahasa isyarat. Menurutya, Tuhan memberikan mulut, telinga, mata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait