facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sanggar Nuwo Budayo Metro akan Tampil di Festival Payung Indonesia

Wakos Reza Gautama Kamis, 02 Desember 2021 | 10:54 WIB

Sanggar Nuwo Budayo Metro akan Tampil di Festival Payung Indonesia
Sanggar Nuwo Budayo Metro ikuti Festival Payung Indonesia di Solo, Jawa Tengah. [ISTIMEWA]

Sanggar Nuwo Budayo Metro akan tampil di Festival Payung Indonesia yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah

SuaraLampung.id - Sanggar Nuwo Budayo Metro akan berpartisipasi dalam Festival Payung Indonesia yang akan digelar pada pada 3-5 Desember 2021 di Taman Balekambang Solo, Jawa Tengah.

Sanggar Nuwo Budayo Metro memberangkatkan 16 pemusik dan penari pada Festival Payung Indonesia. Hari ini Kamis (2/12/2021) Sanggar Nuwo Budayo Metro menuju Solo didampingi oleh koreografer dan komposer Diantori.

Kabid Kebudayaaan Disdikbud Siti Rogayati Seprita menjelaskan Festival Payung Indonesia adalah festival tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2014 oleh Mataya Arts & Heritage.

“Tahun ini mengangkat tema "this too, shall pass" (yang inipun, akan berlalu), tema ini mengajak kita semua diajak untuk tetap optimis di tengah masa pandemi dan yakin bahwa pandemi akan berlalu,”jelasnya melalui siaran pers yang diterima Suaralampung.id, Kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Warga Lampung Mulai Longgar Terapkan Prokes, Ini Pesan Epidemiolog

Festival Payung Indonesia adalah festival rakyat yang melibatkan pengrajin payung tradisi, beragam komunitas kreatif, pelestari seni tradisi, seniman kontemporer, fotografer, fashion desainer, artis dan dan lain-lain.

“Kami berharap lewat penampilan kesenian dan kebudayaan akan mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional, dari Lampung sendiri ada dua kabupaten dan kota yakni Metro dan Lampung Utara yang akan ikut memeriahkan festival ini,” tambahnya.

Sementara itu Kasie Kesenian Ni Nyoman Wiwi Budiadnyani menambahkan bahwa Sanggar Nuwo Budayo Metro akan tampil pada hari Sabtu, 4 Desember 2021 pada Pukul 19.30.

“Pertunjukan ini rencananya akan digelar di taman seluas 9,8 hektare itu dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII pada 1921 untuk kedua putrinya, GRAy Partini dan GRAy Partinah,”jelasnya.

Wiwik menambahkan bahwa kontingen Metro sendiri berangkat pada hari Kamis (2/12/2021) menuju Solo didampingi oleh koreografer dan komposer Diantori.

Baca Juga: Ngotot Reuni, Polda Metro ke Panitia dan Massa 212: Semua akan Kena Sanksi Pidana!

“Silahkan Warga Metro ikut menonton melalui media sosial baik di youtube dan instagram festivalpayungindonesia dan GibranTV,”pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait