facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadwal Muktamar ke-34 NU di Lampung Belum Jelas, Panitia: Persiapan Terus Berjalan

Wakos Reza Gautama Rabu, 01 Desember 2021 | 15:15 WIB

Jadwal Muktamar ke-34 NU di Lampung Belum Jelas, Panitia: Persiapan Terus Berjalan
Ketua panitia pelaksana Muktamar ke-34 NU Imam Aziz menyatakan panitia terus menyiapkan pelaksanaan Muktamar. [ANTARA]

Awalnya pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung akan berlangsung pada 23-25 Desember 2021.

SuaraLampung.id - Jadwal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung masih belum jelas. PBNU belum memutuskan kapan muktamar digelar. 

Awalnya pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung akan berlangsung pada 23-25 Desember 2021.

Namun demi mencegah adanya penambahan kasus pada akhir tahun, pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 di seluruh wilayah Indonesia.

Hingga saat ini belum ada kepastian kapan muktamar akan berlangsung. Keputusan apakah akan dimajukan atau diundur tergantung hasil rapat terbatas antara para petinggi di PBNU.

Baca Juga: Viral Siswi SMA di Lampung Utara Coba Bunuh Diri Lompat dari Jembatan

Biar begitu, panitia Muktamar ke-34 NU terus menyiapkan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan Muktamar ke-34 NU. 

"Kami panitia tetap melaksanakan tugas untuk persiapan muktamar ini, baik penyiapan infrastrukturnya dan internet, ini masih terus berjalan," kata Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-34 NU Imam Aziz dalam konferensi pers yang diikuti di Jakarta, Selasa (30/11/2021) dikutip dari ANTARA.

Imam menjelaskan saat ini sedang dilakukan penyelesaian pengadaan kamar-kamar untuk tempat tidur para peserta, toilet, dan berbagai perangkat sanitasi lainnya di Pesantren Darussa’adah, Kabupaten Lampung Tengah.

Selain itu, pembangunan Aula Muktamar NU di Pesantren Darussa’adah untuk acara pembukaan juga terus dikerjakan.

"Kemudian ada persiapan untuk meningkatkan kekuatan sinyal wifi, di sana juga sedang kita kerjakan. Nah ini kita siapkan terus sampai sekarang dan semoga ini bisa mendapatkan jalan untuk penyelesaiannya," kata Imam.

Baca Juga: Petugas KKP Panjang Awasi Pelaku Perjalanan di Tempat Simpul Transportasi

Panitia juga terus menggalakkan Koin Muktamar NU Digital melalui kerja sama yang dilakukan dengan NU Care-LazisNU. Ia berharap Koin Muktamar menjadi cara untuk membuat NU menjadi organisasi yang mandiri dan bermartabat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait