alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Istri Dicabuli, Pria Ini Lampiaskan Dendam dengan Mutilasi Korban

Wakos Reza Gautama Selasa, 30 November 2021 | 08:45 WIB

Istri Dicabuli, Pria Ini Lampiaskan Dendam dengan Mutilasi Korban
Polisi menangkap dua dari tiga tersangka kasus mutilasi pria berinisial RS (28) di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (28/11/2021). Motif mutilasi karena dendam. [Suara.com/Tyo]

Ada tiga pelaku yang sudah ditangkap terkait kasus mutilasi RS.

SuaraLampung.id - Penemuan potongan tubuh manusia korban mutilasi menggegerkan warga Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021) pagi. 

Warga yang kaget melihat adanya potongan tubuh manusia korban mutilasi segera menghubungi aparat kepolisian setempat. 

Polisi segera melakukan identifikasi mengenai identitas korban mutilasi. Diketahui korban ialah pria inisial RS. Setelah itu polisi mampu mengungkap siapa pelaku mutilasi. 

Ada tiga pelaku yang sudah ditangkap terkait kasus mutilasi RS.  Mereka yaitu FM (20), MAP (29) dan ER. 

Baca Juga: Buronan Kasus Mutilasi Pengemudi Ojol Di Bekasi Tertangkap

Zulpan mengungkapkan, buronan yang berinisial ER tersebut ditangkap di rumahnya di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (28/11/2021) malam.

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

"Motif para pelaku adalah sakit hati dengan korban RS. Pelaku FM sakit hati terhadap korban karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya, selanjutnya pelaku MAP sakit hati dengan korban karena istri pelaku pernah dicabuli oleh korban," kata Zulpan dikutip dari ANTARA.

Zulpan mengungkapkan, sebelum melakukan pembunuhan tersebut, para pelaku terlebih dulu mengajak korban mengonsumsi narkoba pada Jumat (26/11/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Modusnya pelaku mengajak korban konsumsi narkoba, saat tertidur pelaku kemudian membunuh korban," ujarnya.

Baca Juga: Sibuk Main HP, Warganet Soroti Para Pejabat Bekasi Kota Saat Sidang Paripurna

Para pelaku tersebut kemudian memutilasi jasad korban menjadi 10 bagian yang kemudian dibuang di tiga tempat terpisah di Tanjung Pura, Karawang dan di Cikarang Utara serta di Kedungwaringin di Kabupaten Bekasi, untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait