alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keinginan Terakhir Diego Maradona yang Belum Terwujud

Wakos Reza Gautama Jum'at, 26 November 2021 | 12:15 WIB

Keinginan Terakhir Diego Maradona yang Belum Terwujud
Ilustrasi Wajah mendiang Diego Maradona terpampang di megatron Stadio San Paolo jelang laga Liga Europa 2020/2021 antara Napoli vs Rijeka, Jumat (27/11/2020) dini hari WIB. Keluarga ungkap keinginan Diego Maradona yang belum terwujud. [Filippo MONTEFORTE / AFP]

Tepat satu tahun meninggalnya Diego Maradona, ada satu keinginan "Si Tangan tuhan" yang belum terwujud.

SuaraLampung.id - Sudah satu tahun legenda sepak bola Diego Maradona meninggalkan jutaan fansnya di seluruh dunia.

Diego Maradona tutup usia di rumahnya di Dique Lujan, Argentina pada 20 November 2020. 

Tepat satu tahun meninggalnya Diego Maradona, ada satu keinginan "Si Tangan tuhan" yang belum terwujud. 

Diego Maradona ingin jenazahnya ditempatkan di sebuah mausoleum di mana para penggemar dapat memberi penghormatan.

Baca Juga: Setahun Kepergian Diego Maradona, Keluarga Ingin Bangun Makam Khusus

Pihak keluarga mengatakan telah meminta pemerintah Buenos Aires agar membantu mereka menyediakan lahan untuk membangun "Maradona Memorial" di tepi sungai dan dekat dengan alam.

"Hari ini, salah satu keinginan terakhir Anda mulai menjadi kenyataan," tulis keluarga Maradona di halaman Instagram-nya, di samping permintaan resmi, seperti dilansir Reuters.

Surat itu menyebutkan Maradona menginginkan "tempat istirahat abadi di mana dia dapat dikunjungi dan menerima pengakuan dan cinta dari jutaan orang yang mengungkapkannya setiap hari melalui berbagai cara yang berbeda".

Pemerintah belum mengomentari permintaan tersebut.

Maradona, mantan pemain depan klug Boca Juniors dan Napoli yang telah berjuang melawan kecanduan alkohol dan narkoba selama bertahun-tahun, meninggal dunia pada November 2020 akibat gagal jantung setelah menjalani operasi otak bulan itu.

Baca Juga: Koleksi Bola Capai Ribuan, Penggemar Sepak Bola Ini Pecahkan Rekor Dunia

Warga Argentina dan dunia berduka cita atas kematian pesepak bola yang memimpin tim Tango meraih juara Piala Dunia 1986 dan dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait