facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kerusuhan di Guadeloupe Dipicu Pembatasan COVID-19, Perancis Kirim Pasukan Khusus

Wakos Reza Gautama Senin, 22 November 2021 | 10:57 WIB

Kerusuhan di Guadeloupe Dipicu Pembatasan COVID-19, Perancis Kirim Pasukan Khusus
ilustrasi pengamanan kerusuhan oleh polisi Perancis. Pecah kerusuhan di Guadeloupe, Perancis kirim pasukan khusus. [ANTARA]

Pecahnya kerusuhan dan penjarahan di Guadeloupe karena adanya protes terhadap langkah-langkah pembatasan COVID-19.

SuaraLampung.id - Wilayah seberang laut Prancis, Guadeloupe, dilanda kerusuhan. Kerusuhan ini sudah berlangsung selama tiga hari. 

Pecahnya kerusuhan dan penjarahan di Guadeloupe karena adanya protes terhadap langkah-langkah pembatasan untuk pencegahan COVID-19.

Kerusuhan di Guadeloupe itu berlangsung dengan orang-orang bersenjata menembaki polisi dan petugas pemadam kebakaran, kata pihak berwenang pada Minggu (21/11/2021).

Polisi menangkap 38 orang saat toko-toko dibobol dan mobil-mobil dibakar.

Baca Juga: 6 Karyawan Mie Gacoan Kotabaru Dipecat, Ria Ricis Bagi-Bagi Emas Suvenir Nikah

Pasukan polisi khusus tiba dari daratan Prancis ke kepulauan Karibia pada Minggu untuk membangun kembali ketertiban.

"Situasi ini tidak dapat diterima atau ditoleransi," kata juru bicara pemerintah Gabriel Attal kepada radio Europe 1.

Prefek Guadeloupe, Alexandre Rochatte, yang mewakili pemerintah Prancis, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok-kelompok bersenjata telah mencoba menjarah toko-toko di Pointe-a-Pitre, Basse-Terre dan Lamentin serta melawan polisi.

Para kelompok bersenjata itu menembak ke arah polisi dan petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api.

Empat apotek dibobol dan mobil-mobil dibakar sementara barikade didirikan untuk menghentikan campur tangan pasukan keamanan, kata prefek Rochatte.

Baca Juga: Resto Ditutup Sementara, Manajemen Mie Gacoan Kotabaru Ikut Aturan hingga Dibolehkan Buka

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin pada Sabtu (20/11) mengatakan bahwa Prancis akan mengirim sekitar 50 anggota pasukan keamanan khusus GIGN dan pasukan taktis elit RAID ke wilayah Guadeloupe.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait