Polisi Tembak Polisi di Polres Lombok Timur, Motif Cemburu dan Hubungan Gelap

Pelaku penembakan Briptu Hairul Tamimi ialah anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Bripka MN.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:18 WIB
Polisi Tembak Polisi di Polres Lombok Timur, Motif Cemburu dan Hubungan Gelap
Ilustrasi senjata api. Polisi tembak polisi di Lombok Timur diduga motif asmara.[Shutterstock]

SuaraLampung.id - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelaskan motif polisi tembak polisi di Polres Lombok Timur.

Diketahui Hairul Tamimi alias Momon, salah satu anggota Humas Polres Lombok Timur ditembak oleh rekan seprofesinya hingga tewas pada Senin (25/10/2021). 

Pelaku penembakan Briptu Hairul Tamimi ialah anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Bripka MN.

Penembakan polisi oleh polisi ini diduga karena motif asmara. Pelaku sangat cemburu terhadap istrinya.

Baca Juga:Polda NTB Temukan Unsur Pembunuhan Berencana Di Kasus Polisi Tembak Polisi

"Indikasinya karena pelaku cemburu yang mengetahui korban chatting dengan istri pelaku," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto di Mataram, Rabu (27/2021) dikutip dari ANTARA.

Namun ia memastikan indikasi tersebut dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan seluruh riwayat percakapan yang ada pada ponsel korban, pelaku dan istrinya.

"Ini yang sedang kita dalami," ujarnya.

Insiden penembakan yang dilakukan MN kepada korban Brigadir Polisi Satu berinisial HT ini terjadi pada Senin (25/10/2021), di salah satu rumah yang beralamat di BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga:Dalih Iseng, Aksi Pengamen Pamer Mr P ke Karyawati BUMN Ngaku Ikut-ikutan Teman

Berdasarkan hasil olah TKP, korban diduga tewas pada pukul 11.20 Wita, sekitar empat jam setelah salah seorang saksi menemukan jenazahnya tergeletak dengan bersimbah darah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini