Lampung Provinsi Paling Rendah Capaian Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Lampung sebagai provinsi dengan capaian vaksinasi COVID-19 terendah di Indonesia.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 14 September 2021 | 08:18 WIB
Lampung Provinsi Paling Rendah Capaian Vaksinasi COVID-19 di Indonesia
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Lampung sebagai provinsi paling rendah capaian vaksinasi COVID-19. [Tangkapan layar]

SuaraLampung.id - Provinsi Lampung masuk dalam kategori provinsi dengan capaian vaksinasi COVID-19 terendah se-Indonesia.

Capaian vaksinasi COVID-19 provinsi Lampung masih di bawah 20 persen yaitu hanya sekitar 15 persen. 

Angka ini menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan capaian vaksinasi COVID-19 terendah di Indonesia. 

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers perpanjangan PPKM yang dipantau dari Jakarta, Senin (13/9/2021).

Baca Juga:Anak Usia 12-15 Tahun Bakal Disuntik Vaksin COVID-19 di Australia

Menurut Budi, ada tiga provinsi dengan capaian vaksinasi dosis pertamanya masih di bawah 20 persen.

Tiga provinsi itu ialah Lampung, Sumatera Barat, Maluku Utara, dan Papua.

"Ada yang masih di bawah 20 persen untuk suntik pertamanya yaitu Lampung sekitar 15 persen, Sumatera Barat 18 persen, Maluku Utara 18 persen, dan Papua 19 persen," ujar Menkes Budi dikutip dari ANTARA. 

Menurut Budi, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kemenkes agar provinsi-provinsi tersebut lebih diperhatikan. Presiden ingin cakupan vaksinasi terdistribusi merata.

"Presiden memberikan arahan agar kita bisa memperhatikan provinsi-provinsi yang vaksinasinya masih di bawah 20 persen agar bisa dikejar oleh Kemenkes, Panglima TNI, dan Kapolri," kata dia.

Baca Juga:Bersiap Gelar PON XX, Vaksinasi Penuh di Jayapura Capai 34 Persen

Di satu sisi, Budi juga berharap agar Pemda setempat dengan tingkat persentase vaksin di bawah 20 persen segera mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya untuk mempercepat proses vaksinasi.

"Harapan kita bersama agar kita bisa lebih cepat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan persentase penyuntikan atau vaksinasi di atas 20 persen," kata dia.

Ia menjelaskan, sampai saat ini Indonesia telah menerima sekitar 169 juta dosis vaksin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 157 juta dosis sudah dikirim dan diterima oleh daerah-daerah.

"Dari 157 juta dosis yang sudah dikirim ke daerah, sudah disuntikkan 116 juta dosis. Seperti yang disampaikan tadi, ada 41 juta dosis yang ada sebagai stok di daerah-daerah," kata dia.

Budi meminta agar stok 41 juta dosis itu segera digunakan agar meningkatkan capaian vaksinasi.

"Atas arahan Pak Presiden, diminta agar 41 juta dosis vaksin yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota agar segera diselesaikan dan disuntikkan. Karena 41 juta dosis ini jumlah yang sangat besar, yang sebaiknya cepat kita suntikan," kata dia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini