Jenderal Pranoto Pejuang Kemerdekaan, 15 Tahun Dicampakkan ke Tahanan tanpa Pengadilan

Jenderal Pranoto adalah salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia

Wakos Reza Gautama
Senin, 16 Agustus 2021 | 07:20 WIB
Jenderal Pranoto Pejuang Kemerdekaan, 15 Tahun Dicampakkan ke Tahanan tanpa Pengadilan
Jenderal Pranoto Reksosamodra. [Repro Buku Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra]

SuaraLampung.id - Tepat 16 Februari 1981, diadakan upacara kecil di aula Markas Kodam Jaya. Hari itu untuk pertama kalinya Mayor Jenderal Pranoto Reksosamodra menghirup udara bebas setelah 15 tahun meringkuk di balik jeruji besi.

Jenderal Pranoto tidak sendiri. Ia bersama dua rekannya sesama prajurit TNI yaitu Mayor Jenderal Rukman dan Brigadir Jenderal Suharyo dibebaskan oleh pemerintah. 

Surat pembebasan Jenderal Pranoto, Jenderal Rukman dan Jenderal Suharyo ditandatangani Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) Laksamana Sudomo. 

Dari Markas Kodam Jaya, Jenderal Pranoto berjalan kaki menuju rumahnya di Kampung Kramatjati, Gang Dato Tonggara I, Jakarta Timur. 

Baca Juga:Album Checkmate ITZY Susul Catatan Manis BLACKPINK dan aespa

TNI sebenarnya menawarkan sebuah mobil sebagai kendaraan sang jenderal pulang. Namun fasilitas itu ia tolak.

Jenderal Pranoto saat bebas dari tahanan. [Repro Buku Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra]
Jenderal Pranoto saat bebas dari tahanan. [Repro Buku Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra]

"Itu memang nazarku jauh pada masa aku masih berada dalam tahanan," kata Jenderal Pranoto dikutip dari Buku "Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra Dari RTM Boedi Oetomo Sampai Nirbaya".

Ditemani Handrio Utomo, putra keempatnya, Jenderal Pranoto menyusuri gang sempit menuju kediamannya. 

Sejak menghirup udara bebas, ada satu hal yang menggelisahkan batin Jenderal Pranoto. Yaitu mengenai statusnya sebagai prajurit TNI AD.

Pranoto menunggu apakah dirinya secara administratif akan diaktifkan kembali atau akan dipensiunkan atau dipecat. Sayangnya hingga akhir hayat sang jenderal, tak pernah ada kejelasan mengenai statusnya. 

Baca Juga:Istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Dijadwalkan Hadiri Peluncuran Program 'Aku Sedulurmu'

“Kalau begini kenyataannya, maka bukankah pengalaman pengabdianku di Angkatan Darat semenjak tahun 1945 itu, tak salah kalau aku katakan sebagai impian indah yang belalu bagiku? Rasanya masih segar dalam ingatan dan kenanganku kalau aku merasa ikut serta sebagai pemanggul batu untuk candi kemerdekaan Indonesia."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini