Cak Nun kembali bertanya ke mahasiswa itu apakah bunyi, nada, irama dan alat musik itu diperbolehkan atau tidak.
Mahasiswa tersebut menjawab bahwa bunyi, nada, irama dan alat musik boleh.
"Lha terus yang haram apanya?" tanya Cak Nun disambut tawa jamaah yang hadir.
![Cendikiawan muslim, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun, berbincang dengan pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). [Instagram@ustazabdulsomad_official]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/25/55481-cak-nun-dan-uas.jpg)
Mahasiswa itu lalu memberi penjelasan bahwa dari unsur musik itu ada yang membawa manusia melupakan alam ini sesaat.
Baca Juga:Disinggung Pernyataan Uki Soal Musik Haram, Respon NOAH Langsung Ngegas!
"Lha salahnya kamu bisa dibikin lupa. Lho yang lupa kamu kok musiknya yang disalahkan," imbuh Cak Nun yang membuat hadirin bertepuk tangan.
"Kamu jadi manusia yang istikamah. Wong denger musik aja terus lupa. Sing disalahi musiknya. Gimana sih. Yang lupa kan kamu kok musiknya yang salah," cecar Cak Nun dengan nada mulai meninggi.
Menurut Cak Nun yang lemah diri tapi mengapa musik yang disalahkan.
"Yang lupa kamu karena kamu gampang terpengaruh," kata Cak Nun.
Dicecar Cak Nun dengan nada tinggi, mahasiswa itu mulai gugup.
Baca Juga:Keras! Ustadz Ahong Lawan Uki Eks NOAH soal Musik Haram: Ini Sudah Over Dosis
Dengan terbata-bata, ia kemudian bertanya mengenai pandangan Cak Nun terhadap musik.