alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

250 Polisi Sumsel Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Erick Tanjung Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:27 WIB

250 Polisi Sumsel Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri
Kapolda Sumsel, Irjen Pol.Eko Indra Heri, (Antara/Yudi Abdullah/21)

Ratusan personel yang menjalani isoman itu dalam pengawasan Biddokes, kata Eko.

SuaraLampung.id - Sebanyak 250 personel yang bertugas di Polda Sumatera Selatan dan sejumlah satuan wilayah jajarannya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing karena terinfeksi Covid-19.

"Ratusan personel yang menjalani isoman itu dalam pengawasan Biddokes, menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar tidak menulari keluarga dan warga sekitar, mengonsumsi obat dan vitamin untuk pasien Covid-19," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri di sela kunjungan kerja ke PT Supreme Energi Rantau Dedap, Kabupaten Lahat, Jumat (30/7/2021).

Menurut dia, tingkat penularan virus corona akhir-akhir ini masih cukup tinggi, kondisi ini perlu diwaspadai dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Penerapan prokes dan kegiatan yang dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19 diharapkan mendapat dukungan maksimal dari semua pihak dan lapisan masyarakat, termasuk karyawan PT Supreme Energi Rantau Dedap di Kabupaten Lahat.

Baca Juga: Minta Warga Isoman di Rumah Lapor RT, Wagub DKI: Perlu Ada Keterbukaan

Selain dengan kesadaran sendiri untuk melakukan isoman seperti yang dilakukan ratusan personel Polda sekarang ini, bagi masyarakat yang merasakan gejala terinfeksi Covid-19 diimbau melakukan 3T atau pemeriksaan dini/testing untuk mengetahui positif atau tidak.

Kalau hasil testingnya positif, perlu melakukan pelacakan (tracing) dan perawatan (treatment) dengan isolasi mandiri untuk gejala ringan dan gejala berat ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Kewaspadaan tinggi perlu dilakukan, virus tersebut bisa berpotensi menular kepada siapa saja yang tidak menjalankan prokes dengan baik.

Jika satu orang terinfeksi, yang kontak akan dilacak (tracking) dan diperiksa apakah tertular atau tidak. Untuk pencegahan patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun.

"Setiap zona merah, saya hadir dengan memberi semangat pada anggota saya, setiap hari juga saya zoom meeting pada anggota saya yang sakit untuk memberi mereka semangat agar lekas sembuh," ujarnya. (Antara)

Baca Juga: Akui Sulit Diawasi, Wagub DKI Riza Minta Pasien Covid-19 Jujur Jika Pilih Isoman di Rumah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait