Wali Kota dan Kapolres Metro Lambat Merespons, Pasien Covid-19 Meninggal

Pasien Covid-19 asal Batanghari, Lampung Timur, ini meninggal dunia di rumah kerabatnya di Metro.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 20 Juli 2021 | 09:45 WIB
Wali Kota dan Kapolres Metro Lambat Merespons, Pasien Covid-19 Meninggal
Ilustrasi evakuasi jenazah pasien Covid-19. Pasien Covid-19 di Kota Metro meninggal karena Wali Kota dan Kapolres lambat merespons. [Dokumen pribadi Sulis Sudaryanto]

SuaraLampung.id - Pasien Covid-19 meninggal di Jalan Kendedes, Rejomulyo, Metro Selatan, Kota Metro, Provinsi Lampung, Senin (19/7/2021) pukul 01.30 WIB. 

Pasien Covid-19 asal Batanghari, Lampung Timur, ini meninggal dunia di rumah kerabatnya di Metro. 

Menurut keterangan warga, pasien Covid-19 berinisial SH ini meninggal karena lambatnya penanganan Satgas Covid-19 Kota Metro. 

Dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com, sebelum meninggal, warga meminta tolong menghubungi Satgas Covid-19 Metro yang menurut informasi siaga 24 jam. Namun ketika dihubungi tidak ada jawaban.

Baca Juga:Nomor Call Center Bantuan Sembako untuk Warga Bandar Lampung yang Jalani Isoman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dr Erla baru menjawab Whatsapp pada pukul 04.38 WIB dengan jawaban, "Terima kasih infonya.". Namun tidak ada tindakan apa pun. 

Di sisi lain Kapolres Metro baru menjawab pada pukul 07.05 WIB dengan balasan, "Mohon maaf telat respon. Trims infonya. Nanti kita info ke pihak yang bertugas. Trims" 

Akibat lambatnya penanganan, tuan rumah yang ketempatan mayat warga dan warga sekitarnya dibuat ketakutan.

Mengingat kematian SH akibat Covid-19. Apalagi pihak Satgas covid-19 Kota Metro belum ada yang menjemput jenazah tersebut. 

Melihat tak ada tindakan Satgas Covid-19 Metro, akhirnya pihak rumah yang ketempatan mayat meninggal karena Covid-19 menghubungi pihak RS Muhammadiyah.

Baca Juga:Hari Raya Idul Adha, 5.430 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Dalam waktu relatif singkat petugas RS Muhammadiyah Metro menjemput mayat tersebut sekitar pukul 07.00 WIB.  

Dengan dibawanya mayat meninggal karena Covid-19 warga sekitar rumah yang ketempatan merasa lega dan berterima kasih kepada pihak RS Muhammadiyah yang cepat tanggap ketika menerima laporan.

“Mayat dijemput dengan prokes ketat,” kata warga kepada awak media ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak