alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belum Semua Kabupaten/Kota di Lampung Miliki BNN, Ini Pesan Brigjen Jafriedi

Wakos Reza Gautama Kamis, 24 Juni 2021 | 09:31 WIB

Belum Semua Kabupaten/Kota di Lampung Miliki BNN, Ini Pesan Brigjen Jafriedi
Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Jafriedi mendorong pembentukan BNN di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Lampung. [ANTARA]

Keberadaan BNN di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Lampung penting

SuaraLampung.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung mendorong seluruh kabupaten/kota di provinsi ini memilliki badan narkotika.

Keberadaan Badan Narkotika di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Lampung penting guna mensukseskan rencana aksi nasional tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).

"Upaya kami agar pemda bisa membentuk BNN tingkat kabupaten/kota (BNNK) dengan melakukan sosialisasi Instruksi Presiden 02 Tahun 2020, tentang rencana aksi P4GN Tahun 2020-2024 untuk mewujudkan Program Desa/Kelurahan bersih narkoba," kata Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Jafriedi, Rabu (23/6/2021) dilansir dari ANTARA.

Ia mengatakan hingga saat ini dari 15 daerah di Provinsi Lampung baru lima wilayah yang sudah memiliki BNNK yakni Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Selatan, Way Kanan dan Tanggamus.

Baca Juga: Tegas, Bupati Lampung Selatan Minta PLN Tidak Pasang Listrik di Bangunan tanpa IMB

"Sedangkan daerah yang belum memilki BNK atau BNNK yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Pesisir Barat, Lampung Barat, Mesuji dan Lampung Tengah," kata dia.

Ia menjelaskan untuk membentuk lembaga BNN kabupaten/kota harus mendirikan dahulu BNK melalui surat keputusan dari kepala daerah setempat.

"Personel BNN kabupaten/kota bersifat vertikal atau koordinasi dengan pusat bukan pemerintah daerah. Sementara BNK dibentuk melalui surat keputusan kepala daerah setempat. Lembaga BNK yang mau menjadi Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten/kota harus melewati peralihan karena pegawainya masih pegawai kabupaten/kota," kata dia.

Namun begitu, ia mengatakan, daerah yang belum memilki BNK atau BNNK belum akan diberikan punishment sebab pada dasarnya visi dari semua daerah sama dengan pihaknya yakni sama-sama memberantas narkotika.

"Terkadang visinya kabupaten/kota itu sama tapi sosialisasinya belum sampai dan regulasinya juga belum dibuat," kata dia.

Baca Juga: Viral Aksi Bajing Loncat di Tanjung Bintang, Pelaku Diduga Remaja

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali berupaya membentuk BNNK namun terkendala kevakuman dan pembaruan sistem organisasi sehingga dianggap perlu dilakukan revisi-revisi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait