SuaraLampung.id - Seorang wanita mengaku menjadi korban ghosting. Sang kekasih yang sudah ia pacari selama dua tahun hilang entah kemana.
Pacar wanita itu hilang begitu saja tanpa pernah memberi kabar berita. Setelah diselidiki, ternyata pacar wanita itu tidaklah nyata. Lho kok bisa ya?
Katherin Verb, namanya. Ia menjalin hubungan asmara dengan seorang pria. Hubungan itu sudah berlangsung dua tahun kurang lebih.
Katherine sendiri sudah berniat akan menikah dengan sang kekasih dan punya anak.
Baca Juga:Persis Pengumuman di Bandara, Cara Pria Ini Suruh Pacar Pulang Bikin Baper
"Aku berkencan dengan pria selama dua tahun dan berpikir aku akan menikahinya dan punya anak dan menghabiskan sisa hidup kami bersama," jelasnya dilansir dari Mirror.
Sayang, sikap pria tersebut berubah saat pandemi Covid-19. Mendadak, pria itu mengaku terkena Covid-19 dan sempat ingin pergi ke rumah sakit. Namun, kondisinya tiba-tiba membaik.
"Di hari yang sama dia memberitahuku sudah merasa lebih baik, aku tidak pernah mendengar darinya lagi. Dia berhenti menjawab telepon dan pesanku. Seminggu kemudian, pesanku masuk ke kotak suara."

Tentu saja, Kathrine merasa panik. Ia sudah menelepon rumah sakit karena takut sang pacar sakit parah.
Meski begitu, si pacar tetap tidak bisa ditemukan. Pada akhirnya, Kathrine sampai membuat laporan orang hilang di polisi.
Baca Juga:Demi Cinta, Pria Ini Rela Cuci Pembalut Sang Kekasih
Kisah Kathrine yang menjadi korban ghosting tak berhenti sampai di sana. Setelah dicek, polisi menyatakan bahwa pacar Kathrine sebenarnya tidak pernah ada.
- 1
- 2