Hal ini sebab, Umi Pipik hanya ingin orang lain tahu sisi baik-baiknya saja tentang rumah tangganya.
"Karena buat apa? Kita yang menjalani, bukan orang lain. Ya sebisa mungkin orang lain (tahu) yang bahagianya saja," bebernya.
Sosok Uje di mata Umi Pipik
Umi Pipik mengenang kembali mendiang Uje. Baginya, pendakwah tersebut tak cuma suami, tapi juga sebagai teman berbagi.
Baca Juga:Fakta Umi Pipik Dipoligami, Ditutup Rapat hingga Uje Wafat
Selama hidup berdua, perempuan asal Semarang ini menyebut Uje selalu membuka telinga untuk mendengar keluh kesahnya.
Lebih jauh Umi Pipik menyebut, Uje selalu berpesan kepadanya agar tak mencampuri urusan orang lain dan hal yang tidak bermanfaat.
"Dia selalu ngajarin saya, enggak perlu dengar hal tidak bermanfaat, tidak perlu mencampuri hal yang bukan urusan kita," tandasnya.