13 Kali Gempa di Lampung Barat, BMKG Ingatkan Ini

telah terjadi 13 kali gempa bumi di Lampung Barat selama Januari hingga Mei 2021.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 06 Mei 2021 | 09:49 WIB
13 Kali Gempa di Lampung Barat, BMKG Ingatkan Ini
Ilustrasi gempa bumi. Di Lampung Barat terjadi 13 kali gempa selama Januari-Mei 2021.[Antara/ist]

SuaraLampung.id - Kabupaten Lampung Barat menjadi wilayah kluster aktivitas kegempaan yang lebih aktif dibanding wilayah lainnya. Ini terlihat dari data yang tercatat di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Lampung Utara.

Dari hasil monitoring BMKG Stasiun Geofisika Lampung Utara tercatat telah terjadi 13 kali gempa bumi di Lampung Barat selama Januari hingga Mei 2021. 

Sebanyak tiga di antara 13 gempa itu dirasakan oleh masyarakat. Dampak gempa bumi yang terjadi ada yang dirasakan masyarakat, di antaranya di Sekincau II–III MMI dan Liwa II–III MMI.  

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Lampung Utara, Anton Sugiharto, meningkatnya aktivitas kegempaan yang terjadi akhir-akhir ini khususnya di Lampung Barat tentunya patut diwaspadai.

Baca Juga:Gedung RSUD Mentawai Retak Usai Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

"Gempa signifikan yang terjadi tersebut di atas dapat menjadi alarm bahwa zona gempa di sepanjang patahan besar Sumatera aktivitasnya meningkat," kata Anton, dalam siaran pers yang diterima Lampungpro.co--media jaringan Suara.com, Rabu (5/5/2021). 

Dia mengatakan informasi ini sekedar pengingat bahwa potensi gempa itu ada. Sehingga, harus direspons dengan langkah mitigasi yang cepat dan tepat untuk meminimalisir risiko jika terjadi gempa kuat.  

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi gempa dengan magnitudo kurang dari 5 hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi," kata Anton. 

Terkait jenis dan mekanisme gempa bumi selama Januari-Mei itu, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi berjenis dangkal. "Ini akibat adanya peningkatan aktivitas di sepanjang segmen sesar semangko," kata Anton.

Baca Juga:Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Mentawai, Getaran hingga Payakumbuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak