alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Salah Baca Dalil, Gus Miftah Dituding Santri Ini Tidak Paham Bahasa Arab

Wakos Reza Gautama Kamis, 06 Mei 2021 | 06:15 WIB

Salah Baca Dalil, Gus Miftah Dituding Santri Ini Tidak Paham Bahasa Arab
Ilustrasi Gus Miftah. Seorang santri membongkar kesalahan Gus Miftah membaca dalil berbahasa Arab. [Instagram/@gusmiftah]

Video klarifikasi Gus Miftah membacakan dalil berbahasa Arab mendapat tanggapan dari seorang santri

SuaraLampung.id - Nama pendakwah Gus Miftah sedang hangat dibicarakan di media sosial. Ini karena Gus Miftah berpidato di dalam Gereja Bethel Indonesia (GBI) Penjaringan, Jakarta Utara. 

Timbul pro kontra terhadap tindakan Gus Miftah yang berpidato di dalam gereja. Beberapa ustaz memandang haram hukumnya masuk ke dalam gereja. 

Sadar jadi bahan pembicaraan, Gus Miftah memberikan klarifikasi. Gus MIftah lalu membacakan isi kutipan dalil dari kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyyah Kuwait. Kitab ini berisi tentang ensklopedia persoalan fikih dari berbagai mahzab. 

Gus Miftah lalu membacakan kitab berbahasa Arab. Di dalam keterangan ini minimal ada empat perbedaan pendapat ulama tentang masuk gereja termasuk salat di dalamnya.

Baca Juga: UAS Sebut Masuk Rumah Ibadah Agama Lain Haram, Gus Sahal: Itu Picik

"Saya pikir tidak perlu diterjemahkan karena para netizen terutama yang menghujat saya pasti lebih alim daripada saya. Pasti anda sudah paham," kata Gus Miftah.

Video klarifikasi Gus Miftah membacakan dalil berbahasa Arab itu mendapat tanggapan dari seorang santri bernama Khoerul Samsuri. 

Lewat akun YouTube KS Calon Mubaligh, Khoerul Samsuri membongkar kesalahan Gus Miftah dalam membacakan dalil berbahasa Arab itu. 

Khoerul Samsuri menguliti satu per satu kesalahan Gus Miftah saat membacakan dalil berbahasa Arab. Di dalam deskripsinya, santri Pondok Pesantren Nurul Huda Cianjur ini menulis: "Gus Miftah tidak bisa baca tulisan arab.. gak bisa nahu sorof."

Menurut Khoerul Samsuri, Gus Miftah membacakan dalil itu belepotan. "Yang harusnya dibaca dhommah, dibaca kasrah. Yang harusnya dibaca fathah dibaca kasrah. Pokoknya ngawur itu ya," kata dia.

Baca Juga: Gus Miftah Ceramah di Gereja, Muannas Alaidid: Harus Didukung

"Bukannya saya sok pintar. Menurut pandangan ilmu nahwu uda salah itu," lanjut Khoerul Samsuri. Gara-gara videonya viral, Khoerul Samsuri mengungkapkan video itu dilaporkan oleh seseorang melanggar hak cipta ke YouTube.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait