Percepatan Proyek Bakauheni Harbour City Digodok Pemerintah

Dalam rapat itu membahas percepatan project pembangunan Bakauheni Harbour City yang merupakan pengembangan kawasan pariwisata yang terintegrasi

Wakos Reza Gautama
Senin, 08 Februari 2021 | 10:32 WIB
Percepatan Proyek Bakauheni Harbour City Digodok Pemerintah
Ilustrasi Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Pemerintah godok percepatan proyek Bakauheni Harbour City [Antara/Ardiansyah]

SuaraLampung.id - Proyek kawasan Bakauheni Harbour City (HBS) terus digodok pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Senin (8/2/2021), rapat lintas sektoral kembali digelar guna membahas percepatan proyek Bakauheni Harbour City. 

Rapat yang digelar secara daring dihadiri PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) diikuti oleh perwakilan pihak dari PT Hutama Karya (Persero), Pemerintah Provinsi Lampung, Pemkab Lampung Selatan, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan M. Safri Masdian mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti rapat tindak lanjut project pengembangan kawasan Bakauheni Harbour City (BHS).

Safri menjelaskan, rapat tersebut di ikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, beserta sejumlah pejabat terkait, rapat tersebut dari Aula Krakatau, kantor bupati setempat.

Baca Juga:Pandemi Covid-19, Pantai Minang Rua Tetap Ramai Dikunjungi Wisatawan

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin saat menyampaikan gagasan terkait pengembangan Bakauheni Harbour City.

Dalam rapat itu membahas percepatan project pembangunan Bakauheni Harbour City yang merupakan pengembangan kawasan pariwisata yang terintegrasi dengan pelabuhan penyeberangan, sekaligus menjadikan Menara Siger sebagai icon Provinsi Lampung.

“Pada dasarnya kami siap mendukung pengembangan Kawasan Bakauheni Harbour City,” kata Thamrin dihadapan peserta rapat melalui aplikasi zoom meeting dilansir dari Antara.

Thamrin menjelaskan, terkait Perda Kawasan Pariwisata untuk Penetapan Zona Kawasan Pariwisata, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Radius Tertentu sebagai penunjang pariwisata dan kemudahan perizinan.

“Kami juga terus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang kawasan wisata terintegrasi Bakauheni Harbour City. Termasuk penataan dan relokasi pasar untuk pembangunan Masjid Bakauheni,” jelasnya.

Baca Juga:Pria Jati Agung Produksi Obat Palsu, Diedarkan ke Warga di Lampung Selatan

Sebagai informasi, pemerintah akan membangun kawasan Bakauheni Harbour City di lahan kurang lebih sekitar 214 hektare yang dilengkapi dengan Taman Budaya Menara Siger, Intermoda Terminal, Marina Village, Theme Park, dan Mangrove Forest. 

Tak ketinggalan, fasilitas seperti hotel berbintang, vila, dan taman bermain menjadi pelengkap kawasan yang diproyeksi menjadi destinasi pariwisata berskala internasional yang ditargetkan akan mulai dibangun tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini