Gempa Mamuju Tewaskan 3 Orang, Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat

Gempa yang melanda Mamuju ini mengakibatkan korban jiwa.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 15 Januari 2021 | 09:19 WIB
Gempa Mamuju Tewaskan 3 Orang, Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat
Anggota Basarnas mengevakuasi korban reruntuhan dengan alat seadanya, Jumat 15 Januari 2021 / [Foto Basarnas]

SuaraLampung.id - Mamuju diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WIB.

Gempa yang melanda Mamuju ini mengakibatkan korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan sejauh ini sudah terkonfirmasi 3 orang meninggal dunia.

Ada juga 24 korban luka-luka akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Mamuju pada Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WIB.

Baca Juga:Gempa M 6,2 Guncang Mamuju, 3 Tewas, 24 Luka, 2000 Warga Mengungsi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati mengatakan selain korban jiwa, gempa ini juga mengakibatkan 2.000 orang mengungsi.

"Data per Jumat (15/1/2021), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Raditya, Jumat (15/1/2021).

Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB).

"Jaringan listrik juga masih padam pascagempa," ucapnya.

Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB).

Baca Juga:BMKG : Mamuju dan Majene Dihantam Gempa 28 Kali, Ini 2 Gempa yang Merusak

Merespon kondisi ini, BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini