alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tur Asia: China-Jepang Absen, Praveen / Melati Tetap Kencangkan Sabuk

Arief Apriadi Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:10 WIB

Tur Asia: China-Jepang Absen, Praveen / Melati Tetap Kencangkan Sabuk
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. [Dok. PBSI}

"Jadi tidak ada yang tau juga [seperti apa hasilnya nanti]. Semua bisa terjadi. Yang pasti kami mau memberikan hasil maksimal," kata Melati.

SuaraLampung.id - Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti, enggan terbuai meski Jepang dan China dipastikan absen dalam tiga tur Asia di Bangkok, Thailand, pada 12-31 Januari mendatang.

Bersama sang partner, Praveen Jordan, pebulutangkis 26 tahun itu memilih untuk tetap mengencangkan sabuk agar mendapat hasil terbaik di Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals 2020.

"[Absennya China dan Jepang] saya merasakannya biasa saja. Kita semua [bertanding] sama-sama dari nol, maksudnya sudah vakum kurang lebih 10 bulan," kata Melati Daeva Oktavianti saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/1/2021).

"Jadi tidak ada yang tau juga [seperti apa hasilnya nanti]. Semua bisa terjadi. Yang pasti kami mau memberikan hasil maksimal," tambahnya.

Baca Juga: Positif Covid-19, Chris dan Gabrielle Adcock Mundur dari Tur Asia

Praveen / Melati dan wakil-wakil ganda campuran Indonesia sendiri telah diberikan target oleh pelatih Richard Mainaky di tiga turnamen BWF World Tour leg Asia itu.

Richard meminta anak latihnya bisa menyapu bersih gelar juara dari tiga turnamen tersebut. Target minimal, Praveen cs harus bisa menembus babak final.

Target pelatih nyatanya sejalan dengan keinginan pribadi Melati. Bersama Praveen, dia ingin meraih hasil terbaik alias juara.

"Yang pasti semua targetnya mau juara ya. Tapi balik lagi, fokus step by step saja. Semoga bisa bawa gelar," beber Melati.

Sebagai informasi, Asosiasi Bulutangkis China (CBA) memutuskan tidak mengirim atlet ke tiga turnamen BWF World Tour ini lantaran mendapat larangan terbang ke luar negeri dari pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga: Latihan Tim Bulu Tangkis Indonesia Bervariasi di Hari Kedua

Sementara Jepang memutuskan mundur setelah pebulutangkis tunggal putra andalan mereka, Kento Momota dinyatakan terinfeksi virus Corona.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait